Dispenda Jatim Studi Banding di Dispenda Sulsel

SULSELONLINE.COM, MAKASSAR — Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Jawa Timur melakukan studi banding ke Dispenda Sulsel. Studi banding dilakukan untuk menggali informasi terkait peningkatan penerimaan daerah atas pemanfaatan aset daerah dan strategi peningkatan PAD sektor retribusi.

Dispenda Sulsel
Sekretaris Dispenda Sulsel Muh Hatta. (Ist.)

Sekretaris Dispenda Sulsel Muh Hatta mengemukakan, studi banding tersebut dilakukan pada Selasa 15 November lalu, rombongan Dispenda Jatim dipimpin oleh Kepala Bidang Pendapatan Lain-Lain Dispenda Surabaya Indra Ranuh dan diterima oleh Kadispenda Sulsel H Tautoto TR dan pejabat lainnya di ruang rapat Dispenda Sulsel.

Dalam kegiatan tersebut, Kadispenda Sulsel H Tautoto TR menjelaskan bahwa pihaknya memanfaatkan aset Pemprov Sulsel yang tidak terpakai agar menghasilkan uang. Misalnya dengan menyewakan kantor kepada pihak lain serta menyewakan space bagi bank yang ingin memasang anjungan tunai mandiri (ATM), juga mendapat retribusi dari penyewan kantin di kantor.

“Dalam kesempatan itu, pak Kadispenda Sulsel mengusulkan agar pembayaran parkir dilakukan bersamaan dengan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Jumlahnya lebih kecil namun langsung masuk ke dalam kas negara karena dibayar sekaligus saat membayar pajak,” ujar Muh Hatta, Kamis (17/11/2016).

Sementara dari pihak Dispenda Jatim, Indra Ranuh menyampaikan bahwa pihaknya juga ingin mengetahui pengelolaan sumbangan yang berasal dari pihak ketiga kepada Pemprov Sulsel. Dalam pertemuan tersebut juga diusulkan pemanfaatan jalan jalan provinsi, dan jalan lainnya yang dikelola provinsi untuk dimanfaatkan agar menghasilkan uang.

“Kita bisa menggandeng pihak kabupaten/kota untuk memanfaatkan jalan provinsi agar menghasilkan uang dengan memasang reklame,” kata Prof Candra Fajri Ananda, staf ahli Dispenda Jatim dari Universitas Brawijaya.

Studi banding diakhiri dengan pertukaran cindera mata antara Dispenda Sulsel dan Dispenda Jatim. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *