oleh

Delapan Proyek di Sulsel Butuh Kucuran Rp8,25 Triliun

SULSELONLINE.COM, MAKASSAR – Ada delapan proyek multiyears yang membutuhkan kucuran anggaran sekitar Rp8,25 triliun di tahun 2017. Jumlah ini berdasarkan data Bank Indonesia (BI) Kantor Wilayah Sulawesi Selatan.

Bypass Mamminasata
Pembangunan jalan bypass Mamminasata, dari Maros ke Takalar. (Ist.)

“Diharapkan dengan berjalannya proses pengerjaan proyek ini, dapat membantu mendorong konsumsi pemerintah. Sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulsel,” kata Kepala BI Sulsel, Wiwiek Sisto Widayat, Minggu (1/1/2017).

Adapun delapan proyek itu tersebut di antaranya; Pertama, Makassar New Port berkapasitas 3 juta teus yang pembangunannya diperkirakan bakal berlangsung hingga 2018. Proyek ini membutuhkan dana Rp1,8 triliun di tahun ini.

Kedua, tiga proyek jalan, yakni Bypass Mamminasata yang meliputi Maros ke Takalar, Middle Ring Road, dan Elevated Poros Maros-Bone. Ketiganya masih akan dibangun hingga 2018. Proyek ini diperkirakan menelan biaya Rp251,25 miliar.

Ketiga, proyek kereta api Trans Sulawesi trace Makassar-Parepare membutuhkan dana Rp1,3 triliun dari pemerintah pusa. Pembangunannya bakal berlangsung sampai 2018. Saat ini, pekerjaan konstruksi mencapai 10 Km dan pembebasan lahan tahap I sepanjang 30 Km telah selesai 90 persen.

Keempat, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Jeneponto berkapasitas 2×135 MW (gross capacity) atau 2×125 (net capacity) untuk tahap II. Proyek ini membutuhkan biaya Rp3 triliun.

Selanjutnya, Bendung Baliase Luwu Utara dan Bendung Karalloe Gowa yang masing-masing membutuhkan dana Rp Rp200 miliar dan Rp500 miliar. Juga Bendungan Paselloreng Wajo yang pembangunannya diproyeksi berlangsung hingga 2019. Proyek ini butuh dana Rp800 miliar.

Terakhir, Waduk Tunggu Nipa-nipa di wilayah Makassar dan Maros yang diperkirakan membutuhkan biaya Rp400 miliar, demikian dilansir Rakyatku.com. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed