Dinas Pendidikan Sulsel Sebut 14 SMA dan SMK Negeri Masuk Kategori Kritis

SULSELONLINE.COM, MAKASSAR – Selain merilis data kebutuhan guru ASN pada SMA dan SMK negeri tahun 2017, Dinas Pendidikan Sulsel  juga merilis sekolah menengah atas dan sekolah kejuruan negeri yang masuk kategori kritis.

Ilustrasi suasana SMA di Sulsel. (Ist.)

Dinas Pendidikan Sulsel menyebut, pada tingkat SMA negeri ada 324 sekolah dalam kondisi sehat. Namun masih ada 6 sekolah yang berada dalam kondisi kritis. Pada tingkat SMK negeri, terdapat 157 sekolah dalam keadaan sehat, namun masih ada 8 sekolah dalam kondisi kritis.

“Untuk SMA dikatakan kritis, kalau peserta didiknya kurang dari 60 orang. Sedangkan SMK jika peserta didiknya kurang dari 45 orang,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo, Kamis (2/2/2017).

Sekolah-sekolah yang tergolong kritis itu tersebar di beberapa daerah di Sulsel, antara lain Kabupaten Kepulauan Selayar, Jeneponto, Pangkep, Toraja Utara, Luwu, Wajo, dan Kota Palopo.

Sekolah kritis tingkat SMA negeri tersebut, adalah SMA 1 Bontomanai Kepulauan Selayar, SMA 1 Rumbia Jeneponto, SMA 2 Tamalatea Jeneponto, SMA Terbuka Bungoro Pangkep, SMA Kecil Pulau Satando Pangkep, dan SMA 1 Nanggala Toraja Utara.

Sedangkan sekolah kritis tingkat SMK negeri, adalah SMK 1 Bontomatene Kepulauan Selayar, SMK 1 Bontosikuyu Kepulauan Selayar, SMK 1 Pasilambena Kepulauan Selayar, SMK 1 Ponrang Luwu, SMK 1 Tondong Talasa Pangkep, SMK 1 Bola Wajo, SMK 1 Keera Wajo, dan SMK 7 Kota Palopo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *