JK Ingatkan Ahok: Jangan Terlalu Sering Minta Maaf

SULSELONLINE.COM – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menanggapi ucapan tersangka dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam sidang kasus penistaan agama, Senin 31 Januari lalu.

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK). (Int.)

Dia menyesalkan perkataan Ahok kepada Rais Am PB NU KH Ma’ruf Amin. Dia juga terkejut atas pernyataan kuasa hukum Ahok yang tahu Ma’ruf ditelepon  SBY pukul 10.16.

“Pakai menit lagi dan isinya. Tentu ada keyakinan pengetahuan tentang telepon itu,” ujarnya di Istana Wapres kemarin.

JK tidak tahu pasti apakah telepon itu didapat dari menyadap atau sumber lain. Sebab, bisa juga telepon itu didapat dari laporan atau kesaksian orang yang berbicara di dekat mereka.

“Tapi, biarlah polisi mencari tahu tentang ini,” ujarnya, mengutip Jawa Pos, Sabtu (4/2/2017).

JK mengkritik keras tindakan Ahok. Dia menuturkan, seorang pemimpin atau pejabat publik hendaknya tidak terlalu sering meminta maaf. Sebab, terlalu sering meminta maaf berarti sering pula membuat kesalahan.

“Dengan kejadian kemarin, coba, sudah berapa kali Ahok terpaksa minta maaf? Berarti dia tidak hati-hati, bisa buat kesalahan,” ungkapnya dengan nada tinggi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *