oleh

Polda Sulsel Ringkus ‘Karaengta Karaeng’ atas Dugaan Hina Arung Palakka

SULSELONLINE.COM, MAKASSAR – Tim Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sulsel meringkus pemilik akun Facebook ‘Karaengta Karaeng’ atas kasus dugaan penghinaan terhadap pahlawan Bugis, Arung Palakka melalui media sosial.

Patung yang menggambarkan sosok Arung Palakka. (Ist.)

Pemilik akun tersebut bernama Dg Liwang (51), warga Rappocini Makassar itu diduga telah menghina Raja Bone ke-15 tersebut melalui komentarnya di grup Sejarah Gowa Tallo.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan penangkapan dilakukan berdasarkan laporan Polres Bone.

“Setelah melakukan penyelidikan kita mengetahui keberadaan dan berhasil meringkus pelaku,” ujarnya saat rilis penangkapan tersebut di Mapolda Sulsel Makassar, Jumat (10/2/2017).

Setelah dilakukan introgasi, tersangka mengakui bahwa akun Facebook bernama ‘Karaengta Karaeng’ adalah miliknya. Tersangka juga mengakui kalau yang memposting komentar yang seolah menyudutkan Arung Palakka adalah dirinya.

Namun ia mengaku tidak berniat untuk memprovokasi salah satu suku maupun menyebarkan isu SARA di media sosial. Meski demikian, pelaku tetap ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka lantaran sudah menyebarkan informasi yang menimbulkan keresahan.

Tersangka dikenai pasal 28 ayat 2 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yang menyebutkan, apabila dengan sengaja menyebarkan informasi menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan bedasarkan Suku, Agama, Ras dan Antar-golongan (SARA).

Mulanya pada 4 Februari 2017, tersangka membuka grup Facebook ‘Sejarah Gowa Tallo’ dan mendapati beberapa komentar yang sedang berdebat tentang sejarah ‘Sultan Hasanuddin dan Arung Palakka’.

Tersangka tidak terima dengan komentar yang seolah-olah menyudutkan nama Sultan Hasanuddin, ia merasa marah kemudian membalas komentar-komentar tersebut dengan menyudutkan Arung Palakka.

“Tersangka saat ini kita amankan di Mapolda Sulsel guna mempertanggung jawabkan perbuatannya,” pungkasnya.

Polisi telah menyita akun Facebook milik tersangka, juga menyita barang bukti berupa satu unit hape dan satu unit laptop. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed