oleh

Bapenda Sulsel Targetkan Pendapatan Sebesar Rp3,4 Triliun

SULSELONLINE.COM, MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel, menargetkan pendapatan tahun 2017, sebesar Rp3,4 triliun.

Kepala Bapenda Sulsel, Tautoto TR. (Ist.)

Untuk itu Bapenda menerapkan sistem total football yakni semua pegawai diwajibkan aktif mencari tunggakan pajak dari wajib pajak agar target tersebut tercapai.

Kepala Bapenda Sulsel, Tautoto Tana Ranggina, mengatakan, target tahun ini mengalami kenaikan signifikan dari 2016. Kenaikannya, sekitar Rp300 miliar. Pada tahun 2016 target Bapenda Sulsel hanya sebesar Rp 3,1 triliun.

“Pada tahun lalu hampir semua target kita capai kecuali pajak rokok yang hanya mencapai 83,58 persen,” ujarnya, Kamis (16/2/2017).

Mantan Plt Bupati Soppeng ini menambahkan, target pajak sebesar Rp 3,4 triliun ini diharapkan berasal dari pajak daerah sebesar Rp 3,3 triliun lebih. Pajak daerah yakni pajak yang dikelola Bapenda Sulsel, meliputi pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor (BBN KB), pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBB KB), Pajak Air Permukaan, dan Pajak Rokok.

Kemudian Hasil Retribusi Daerah sebesar Rp 84 juta lebih. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp107 miliar lebih. Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar Rp63,8 miliar lebih. Dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp5,8 miliar lebih.

“Kita berharap besar pemasukan kepada pajak daerah khususnya PKB. Kenapa target kita tinggi pada pajak daerah, karena kita sudah menghitung volume kendaraan baru di tahun 2016 lalu dan kami optimistis bisa memenuhinya,” jelasnya.

Mantan Plt Bupati Toraja Utara ini melanjutkan, Bapenda Sulsel juga terus menggenjot penagihan tunggakan pajak. Hal itu dilakukan dengan memberikan target untuk mencari tunggakan pajak kepada staf Bapenda Sulsel yakni sebesar Rp 65 juta per bulan untuk staf yang bertugas di Samsat Makassar.

“Ada target yang harus dipenuhi oleh staf setiap bulannya yang jumlahnya mencapai Rp65 juta untuk staf Samsat Makassar. Ini tidak mudah makanya kita terus berpacu mencari tunggakan pajak,” ungkapnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed