Ratusan Pensiunan BRI se Sulsel Unjuk Rasa di Maros Tuntut Pesangon

SULSELONLINE.COM, MAROS – Pensiunan pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor BRI Cabang Maros, Jalan Jenderal Sudirman Maros, Senin (27/2/2017).

Pensiunan BRI se Sulsel saat unjuk rasa tuntut pesangon. (Ist.)

Unjuk rasa yang diikuti sekira 150 orang pensiunan ini menuntut pesangon yang belum pernah diberikan. Padahal mereka ada yang pensiun sejak 2003 lalu. Mereka telah beberapa kali dijanji, namun pimpinan BRI belum pernah menepati janjinya.

Koordinator aksi, Robinson Siagian mengemukakan, para pensiunan beberapa kali menyurat ke pimpinan Dewan Perwakikan Daerah (DPD) BRI namun tidak pernah respon. Pimpinan BRI juga tidak pernah menemui pensiunan.

“Kami bukan pengemis. Kami hanya menutut hak kami mengenai pesangon. Sudah ada kesepatakan BRI pada tahun 2013 di Jakarta untuk dibayarkan pesangon kami, tapi itu diingkari,” ujarnya.

Ditambahkannya, para pensiunan sengaja berdemo karena pimpinan BRI dijadwalkan akan melakukan peresmian kantor baru. Namun pimpinan tersebut tidak hadir.

Para pensiunan tersebut mengancam akan melakukan aksi nasional di Jakarta yang akan diikuti 8.000 pensiunan se Indonesia pada Maret mendatang.

“Kalau pesangon kami dibayar, aksi sampai di sini saja. Tapi kalau tidak, kami lanjutkan aksi nasional di Jakarta. Tuntutan kami, bayarkan pesangon kami,” ujarnya.

Seorang pensiunan BRI dari Bulukumba, Kasnadir Kasim mengatakan, ia bersama tiga rekannya sengaja datang ke Maros ikut berunjuk rasa karena ingin bertemu langsung pimpinan BRI yang akan melakukan peresmian kantor baru.

Dia mengaku pensiun sejak 2003, namun belum pernah menerima pesangon. Padahal, dia dan rekan-rekannya merupakan pensiunan murni BRI.

“Banyaknya pesangon itu tergantung dari masa pengabdian, misalnya masa kerja 35 tahun, pesangon yang diterima minimal Rp 200 juta,” katanya.

Sayangnya, dalam aksi unjuk rasa ini, tidak satupun pihak BRI Cabang Maros yang mau memberikan keterangan kepada pengunjuk rasa dan wartawan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *