Delapan Orang Terluka saat SPBU Patung Kuda Maros Meledak

SULSELONLINE.COM – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di pertigaan Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Pettarani Maros, dekat Patung Kuda Maros tiba-tiba meledak, Selasa malam 7 Maret.

Rekaman CCTV saat ledakan terjadi di SPBU patung kuda Maros. (Ist.)

Ledakan yang terjadi sekira jam 19.34 wita itu berasal dari tangki bawah tanah (undergroun petrol tank). Ledakan terdengar keras sehingga menyita perhatian warga sekitar lokasi. Skala ledakan terdengar hingga Kantor Bupati Maros. Jarak SPBU dengan Kantor Bupati Maros sekira 100 hingga 200 meter.

Belum diketahui pasti penyebab ledakan, namun keterangan dari saksi mata yang berada di lokasi kejadian menyebutkan bahwa ledakan terjadi saat dua orang karyawan SPBU sementara membersihkan tangki penampungan tersebut dengan air.

Ledakan tersebut mengakibatkan delapan orang luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Salewangang Maros. Korban tersebut yakni, empat orang operator, dua orang teknisi yang membersihkan tabung penyimpaman dan dua orang pengawas. Korban terluka menyusul semburan panas dan api dari ledakan itu.

Dari delapan korban ledakan, dua orang, yakni Rizal dan Suardi dianggap luka ringan dan dibolehkan pulang. Sementara dua orang, yakni Sunardi mengalami luka bakar di bawah 50 persen dan Firman mengalami luka ringan, keduanya masih IGD RSUD Salewangang Maros.

Empat orang lainnya harus mendapat perawatan khusus di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar untuk mendapat penangan lanjut karena luka bakar diatas 50 persen, yakni Abd Razak, Rico Tendean, Jamaluddin dan Andi Makkulau.

“Untuk mengamankan tempat kejadian dan kepentingan penyelidikan, kami sudah memasang Garis Polisi dan menutup SPBU,” kata Kapolres Maros AKBP Erik Ferdinand, Rabu (8/3/2017).

Tim Labfor Polda Sulsel juga sudah turun di lokasi SPBU untuk melakukan olah TKP. Tim Labfor Polda Sulsel ini didampingi sejumlah tim anggota Polres Maros. Dalam oleh TKP ini, tim gabungan melakukan pengukuran di TKP termasuk mengecek langsung tangki pendam SPBU yang meledak.

Sementara itu, pihak Otoritas PT Pertamina MOR VII Sulawesi melalui Area Manager Communication and Relations, Hermansyah Y Nasroen juga telah menyampaikan bahwa SPBU tersebut ditutup sementara sampai waktu tak terbatas, hingga penyelidikan tuntas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *