oleh

Kadisdik Sulsel Tegaskan Segera Tertibkan Sekolah Kelebihan Siswa

SULSELONLINE.COM, BONE – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Irman Yasin Limpo menegaskan segera menertibkan sekolah-sekolah yang kelebihan siswa. Ia tidak ingin sekolah tidak patuh soal kepatutan jumlah siswa per rombel (rombongan belajar).

Kadisdik Sulsel Irman YL saat kunjungan di Bone. (Ist.)

Penegasan itu dua kali disampaikan None, sapaan akrab Irman, saat memberikan pengarahan dan sosialisasi di hadapan guru, pengawas sekolah, dan kepala sekolah SMA/SMK/SLB, yaitu di Kabupaten Soppeng pada Kamis 9 Maret dan di Kabupaten Bone, Jumat (10 Maret 2017) ini.

Dalam road show ke wilayah Bone Soppeng Wajo (Bosowa) dan sebelumnya di kawasan Ajattappareng serta di Kota Makassar, None kerap menemukan ruang kelas pada sekolah negeri ‘unggulan’ diisi siswa dalam jumlah melebihi standar yakni 32 orang, sesuai Permendikbud 22/2016.

“Saya pernah masuk di beberapa kelas yang saya kunjungi dan menemukan siswanya sampai 50 orang. Ini tidak benar. Bagaimana mungkin bisa efektif pembelajaran kalau atmosfernya seperti itu,” ungkapnya.

Karena itu, dalam waktu dekat ini pihaknya segera menertibkan sekolah-sekolah yang memaksakan kelas-kelasnya diisi tidak sesuai dengan standar. Jika masih ada sekolah yang tidak patuh, maka kepala sekolah yang bersangkutan yang diberi sanksi.

Selain untuk memastikan sekolah-sekolah telah siap untuk menyelenggarakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), dalam setiap kunjungannya, None juga memantau langsung sarana prasarana sekolah dan memotivasi para guru dan siswa untuk senantiasa meningkatkan motivasi belajar.

Setelah menyelesaikan road show di wilayah Bosowa, Jumat pagi, rombongan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan melanjutkan kunjungan ke Kabupaten Sinjai dan menyisir wilayah selatan-selatan (Bulukumba, Bantaeng dan Jeneponto). (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed