Pilgub Sulsel 2018: Berebut Figur dari Luwu

SULSELONLINE.COM – Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 diprediksi bakal diikuti sejumlah kandidat wakil gubernur dari wilayah Luwu yang meliputi empat kabupaten dan kota, yakni Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur dan Kota Palopo.

Figur dari Luwu. (Ist.)

Satu figur yang dipastikan maju sebagai calon Wagub Sulsel adalah Azis Qahar Mudzakkar yang menjadi pasangan Nurdin Halid (NH). Selain itu, ada nama Andi Mudzakkar atau Cakka yang digadang-gadang memiliki kans kuat sebagai calon Wagub Sulsel dari Ichsan Yasin Limpo (IYL).

Nama lain yang mencuat adalah Luthfi Andi Mutty, Bupati Luwu Utara dua periode ini adalah kandidat kuat pendamping Agus Arifin Nu’mang. Jika ketiganya bertarung, aroma Luwu bakal tersaji di Pilgub Sulsel 2018.

Lantas mengapa figur dari Luwu selalu menjadi ‘magnet’ pada kontestasi Pilgub? Akademisi Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar Dr Firdaus Muhammad mengatakan, bahwa secara geopolitik Luwu bakal menyumbangkan suara, sehingga seperti Azis, Cakka dan Lutfi menjadi incaran.

“Tapi jika diantara figur itu maju bersamaan justru saling menggembosi, artinya kalau lebih dari 1 tokoh Luwu yang maju, maka potensi suaranya bakal terbelah. Sementara strategi IYL ambil Cakka karena melirik posisinya bisa menyumbang suara dan suara Azis terbelah. Tapi strategi ini harus dimatangkan untuk meraih suara signifikan nantinya,” katanya, mengutip kabar.news, Sabtu (8/7/2017).

Direktur Nurani Strategic Nurmal Idrus menilai, alasan sejumlah bakal calon Gubernur Sulsel meminang pasangan dari Luwu karena wilayah Luwu dianggap ‘seksi’, terutama dari sisi jumlah pemilih yang mencapai 900 ribu.

“Tentu wajar jika menjadi rebutan. Tokoh-tokoh berpengaruh di wilayah ini diharapkan bisa menjadi penambang suara. Namun menurut saya, potensi mendapat suara lebih besar di wilayah ini tentu tetaplah Azis Qahar Mudzakkar,” ungkapnya.

Dia berasumsi bahwa kans Azis Qahar Mudzakkar untuk unggul dibanding Cakka dan Luthfi juga didasari track record hingga sejarah pada Pileg 2014 lalu, Azis sukses merebut suara hingga 400 ribu dukungan dari wilayah ini.

“Cakka dan Luthfi juga pasti punya dukungan di Luwu dan Lutra tetapi belum semerata Azis Qahar Mudzakkar,” katanya.

Pada Pilgub Sulsel ssebelumnya, yakni 2007 dan 2013, ‘aroma’ Luwu sudah terasa. Pada 2007, ada dua figur dari Luwu, yakni Azis Qahar Mudzakkar yang bertarung sebagai calon Gubernur Sulsel dan dan Mansyur Ramli yang bertarung sebagai calon Wagub Sulsel.

Pada 2013, figur Luwu hanya Azis Qahar Mudzakkar yang menjadi calon Wagub Sulsel padangan Ilham Arief Sirajuddin. Kala itu, Azis Qahar Mudzakkar gagal menumbangkan petahana Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *