Kisah Cinta Terlarang yang Bikin Gempar Indonesia

Dulu, tren cinta terlarang kebanyakan hanya terjadi di luar negeri atau negara-negara dengan aturan yang kelewat bebas. Namun nampaknya beberapa tahun terakhir yang semacam ini terjadi pula di Indonesia.

Ilustrasi cinta terlarang. (Int.)

Berita-berita menggemparkan tentang kisah cinta terlarang ini kerap disajikan media. Benar-benar bikin geleng kepala. Tak cuma itu, masih ada beberapa kasus lain yang juga tak kalah hebohnya. Semuanya terjadi di Indonesia.

Cinta Ibu Mertua dan Menantu

Digerebek saat tengah melakukan hubungan dengan ibu mertuanya (NR), seorang pemuda (SP) tak dapat berkilah. Sedihnya, yang menangkap basah SP adalah istrinya (DR). Peristiwa penggerebekan dilakukan di rumah NR. Tak tahan menahan sakit hati, istrinya melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi.

Pada pihak berwajib, warga Kecamatan Limapuluh Kota Pekanbaru itu menyatakan bahwa setiap ada kesempatan, dirinya akan mampir ke rumah ibu mertuanya. Sang ibu mertua adalah janda yang masih berumur 36 tahun dan tinggal sendirian. Kejadian ini sontak membuat warga geram dan kasihan pada nasib DR yang dikhianati ibu kandung serta suaminya sendiri.

Cinta Menantu dan Ayah Mertua 

Kisah ini terjadi di Desa Camar Kecamatan Padang Timur Kota Padang, perempuan RN 30 tahun kedapatan berbuat tidak senonoh dengan mertuanya (AL). Saat itu, suami RN tengah merantau dan bekerja di Palembang. Awalnya warga curiga dengan aktivitas tak biasa dari RN dan mertuanya yang berumur 70 tahun itu. Setelah dilakukan pengintaian, keduanya kedapatan sedang berada dalam satu kamar.  Setelahnya kasus ini diserahkan warga pada Mapolsek Padang Timur.

Cinta Ibu Kandung dan Anaknya 

Tidak seperti kasih sayang anak kepada ibunya, seorang pemuda (SPR) malah menggauli ibu kandungnya sendiri. Pemuda 20 tahun itu awalnya meniduri ibunya saat dirinya sedang mabuk. Bukannya marah, sang ibu malah mengiyakan ajakan anaknya. Parahnya, hal seperti ini dilakukan berkali-kali dengan sadar oleh ibu dan anak yang ada di daerah Lombok Timur itu.

Kejadian ini terungkap saat sang ibu hamil dan melahirkan anak SPR. Meski berkali-kali digugurkan, nyatanya sang jabang bayi tetap lahir ke dunia. Untuk menutupi aibnya, kedua orang ini berusaha membuang bayi ke pantai. Warga yang mendapati hal ini, lantas mencegah dan melaporkan keduanya ke kantor polisi.

Cinta Ayah dan Anak Tirinya 

Tanpa sepengetahuan istrinya, Sa diam-diam menyukai anak tirinya yang bernama Ma. Tak disangka, Ma malah menerima cinta Sa. Akhirnya, Ma memutuskan untuk kabur meninggalkan ibu kandungnya dan pergi bersama Sa yang juga ayah tirinya.  Keduanya sempat menetap di daerah Ungaran Jawa Tengah.

Dari hubungan ini, lahir seorang bayi perempuan pada tahun 2014. Entah apa yang terjadi, di tahun 2016 polisi menemukan Ma (19 tahun) dan anaknya sudah menjadi mayat di Hotel Widodo Bantul Yogjakarta. Bersamaan dengan itu, ditemukan botol obat nyamuk cair di ruang hotel. Sedangkan Sa ditemukan meninggal diduga akibat bunuh diri dengan terjun ke laut.

Kisah-kisah yang sebagian disadur dari laman web Boombastis ini ketika terkuak sangat menghebohkan masyarakat Indonesia karena bertentangan dengan nilai-nilai, tak hanya agama tapi juga moral. Semoga hal  seperti ini tak lagi terjadi agar wajah Indonesia sebagai negara bermoral tetap terjaga. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *