Presiden Apresiasi Pemprov Sulsel dan Pemkab Maros atas Kemudahan Perizinan Perumahan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pemerintah menaruh perhatian besar terhadap program perumahan bersubsidi. Alokasi subsidi dan belanja perumahan tahun 2015-2019 di Kementerian PUPR mencapai Rp74 triliun.

Penyerahan penghargaan perizinan perumahan. (Ist.)

“Minat masyarakat terhadap rumah bersubsidi sangat besar. Backlog kita 11,4 juta masih besar, yang harus dikejar dengan kecepatan pembangunan perumahan. Masalah utama dalam pembangunan perumahan adalah perizinan,” ujarnya saat memberikan sambutan pembukaan Indonesia Property Expo (IPEX) 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Jumat, 11 Agustus 2017.

Oleh karenanya Presiden Jokowi sangat mengapresiasi pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten dan kota yang telah memudahkan perizinan bagi pengembang yang ingin membangun rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Izin untuk perumahan kini hanya 6,5 jam. Ini perlu mendapatkan apresiasi. Saya kira sudah kuno kalau ijin sampai berbulan-bulan,” katanya.

Disampaikannya, apresiasi yang diberikan kepada pemerintah daerah tidak hanya diberikan piala saja, tetapi juga program infrastruktur yang bisa

mendongkrak perekonomian di daerah. Keterbatasan lahan juga menjadi masalah dalam penyediaan perumahan bersubsidi. Karena itu, pihaknya berjanji untuk mempercepat penyelesaian tersebut. Untuk itu dia meminta daerah menyiapkan bank tanah atau land bank sehingga ketika ada pembangunan sudah tersedia tanahnya.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memberikan penghargaan kepada pemerintah provinsi, kabupaten dan kota yang telah berkontribusi secara signifikan dalam kemudahan layanan perizinan dalam pembangunan rumah untuk MBR di daerah dalam rangka Program Satu Juta Rumah.

Pemerintah daerah dimaksud adalah Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan dan Jawa Barat. Kabupaten Maros, Bandung, dan Malang serta Kota Jambi, Pontianak dan Manado. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *