Samsat Maros: Tunggak Pajak Kendaraan akan Ditilang Rp500 Ribu

MAROS, SULSELONLINE.COM  – Saat ini tidak ada lagi alasan bagi para pemilik kendaraan bermotor mengulur waktu tidak membayar pajak kendaraannya.

Kepala Samsat Maros Hj Zainab. (Ist.)

“Jadi saat ini, pemilik kendaraan yang terjaring operasi ditemukan tidak bayar pajak kendaraan, maka STNK tidak disahkan masa berlakunya setiap tahun. Juga akan ditindak tegas dengan cara ditilang denda maksimal Rp 500 ribu,” ujar Kepala UPT Pendatapan Wilayah Samsat Maros Hj Zainab.

Menurutnya, denda tilang bagi pemilik kendaraan yang tidak mengesahkan masa berlaku kendaraannya semakin rumit bila pajak kendaraannya tidak berlaku. Pemilik kendaraan harus membayar biaya denda tilang sebesar Rp500 ribu di Bank BRI.

Bukti pembayaran itu selanjutnya dibawa ke kantor Samsat setempat untuk membayar biaya pajak pengesahan kendaraannya. Hasil pengesahan pajak kendaraannya akan dibawa ke P)engadilan untuk mengikuti proses persidangan sesuai pasal yang ditemukan petugas pada saat operasi digelar.

Pengadilan tidak akan memproses sidang bagi pelanggar pajak kendaraan bila masa berlaku pajak kendaraanya belum diaktifkan di kantor Samsat.

“Pemilik kendaraan baru bisa mengikuti sidang di pengadilan bila pajak kendaraannya sudah aktif sambil melampirkan bukti pembayaran denda dari Bank BRI sebesar Rp500 ribu,” jelasnya.

Hal itu berdasarkan Undang Undang Nomor 2 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan Surat Kapolri No: B/700/II/2017 per 8 Februari 2017 Perihal Petunjuk Pengesahan STNK.

Pihaknya berharap para pemilik kendaraan yang belum membayar pajak atau mengesahkan masah berlaku kendaraanya sebaiknya membayar pajak agar terhindar dari tilang,” tambahnya.

Untuk saat ini, Maros telah memberikan kemudahan kepada para wajib pajak kendaraan untuk membayar pajak di kantor Samsat Maros maupun di Samsat keliling.

Samsat Maros juga menyedikan fotocopy gratis bila ada kekurangan berkas yang dibutuhkan petugas seperti KTP, serta fotocopy STNK dan BPKB. Wajib pajak tidak perlu keluar mencari fotocopy, karena Samsat Maros sudah siapkan fotocopy gratis bagi wajib pajak.

“Biasanya pemohon keluar cari fotocopy lalu tidak kembali lagi ke kantor Samsat urus perpanjangan kendaraannya. Pengalaman inilah yang membuat kami harus siapakan fotocopy gratis,” jelasnya, melalui laman Bapenda Sulsel, Senin (9/4/2017). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *