SYL Bantah Pemprov Sulsel Tolak Pengungsi Rohingya

MAKASSAR, SULSELONLINE.COM – Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) membantah tudingan bahwa dirinya membenci pengungsi Rohingya.

Menurut SYL, sebagai umat beragama dan pemimpin di Sulsel, justru dia sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa masyarakat Rohingya dan para pengungsi lainnya yang ada di Sulsel.

“Tidak betul kalau Pemerintah Sulsel menolak pengungsi, bahkan dari Ronghiya kita terima,” kata SYL.

Hal itu dia ungkapkan saat ditemui sejumlah awak media di Kafe Legacy Jalan Onta Lama, Minggu (3/8).

Dia menjelaskan, imigran yang ada di Sulsel diterima dengan sangat baik selama ini dengan diberikan fasilitas terbaik dari pemerintah. Mereka berasal dari beberapa negara seperti Pakistan, Irak, Iran, Myanmar dan negara lainnya.

SYL menjelaskan, Sulsel bukanlah daerah tujuan dari para pengungsi namun merupakan daerah transit. Jadi mereka tidak bebas untuk bekerja dan harus mengikuti aturan yang berlaku di Indonesia.

Komentarnya di video dan berita yang viral dimana dituding menolak pengungsi dikatakannya berbeda konteks. Gubernur dua periode ini menolak aksi demonstrasi yang dilakukan oleh para pengungsi yang terlibat kontak fisik dengan aparat keamanan.

Dia juga menyebut bahwa komentarnya tersebut adalah kejadian awal bulan agustus lalu.

“Kemarin, kami menolak chaos (kekacauan) antara pengungsi dengan aparat di depan (Menara Bosowa), kita tolak apalagi berakhir dengan anarkis,” sebut SYL.

Terkait proses pemulangan para pengungsi/imigran yang ditanyakan kepadanya dalam video tersebut dia juga memberikan tanggapan.

“Katanya ditahan sama imigrasi, imigrasi yang mana? Saya tidak pernah diberi tahu, kalau ada masalah sampaikan ke saya atau surati saya,” ujarnya.

SYL menambahkan selalu berusaha menciptakan suasana kondusif untuk masyarakat dan daerah Sulawesi-Selatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *