oleh

KPID Sulsel akan Tertibkan Lembaga Penyiaran Tak Berizin

MAKASSAR, SULSELONLINE.COM – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan akan membentuk tim terpadu sebagai salah satu upaya untuk membina dan menertibkan lembaga penyiaran di Sulsel yang belum memiliki izin.

SYL dan Komisioner KPID Sulsel. (Ist.)

Hal itu disampaikan oleh Ketua KPID Sulsel Mattewakkan saat bertemu dengan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel di Makassar, Kamis (7/9/2017).

SYL mendukung penuh langkah tersebut, sebagai bentuk idealisme sebagai penyelenggara negara. Dia berharap KPID sebagai regulator penyiaran turut mendorong pelestarian budaya dan kearifan lokal Sulsel melalui penyiaran.

“Kita pertahankan budaya dan kearifan lokal Sulsel. Karena ini menjadi pembeda dan sebagai identitas kita sebagai masyarakat yang memiliki akar budaya yang kuat,” ujarnya.

Sementara Mattewakkan menyampaikan bahwa berdasarkan Undang Undang 32 Tahun 2002, KPID bertanggung jawab terhadap Gubernur dan diawasi oleh DPRD.

“Alhamdulillah dari 33 KPID yang ada di Indonesia, Sulawesi Selatan menjadi salah satu KPID yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, di tengah kesimpangsiuran kelembagaan KPI di beberapa daerah di Indonesia,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, 7 komisioner KPID Sulsel juga melaporkan perkembangan iklim penyiaran di Sulsel, serta kinerja Komisioner KPID Sulsel sejak dilantik 29 Maret lalu. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed