Kepala Bapenda Sulsel Bagi Tips Capai Target

MAKASSAR – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi dan Rekonsiliasi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) triwulan III tahun 2017, Kamis (26/10), di Hotel Rinra Makassar.

Rekonsisliasi tersebut antara PT Pertamina MOR VIII Jayapura dengan BPKAD Provinsi Maluku Utara, Bapenda Provinsi Maluku, Dispenda Maluku, dan Dispenda Papua Barat.

Kepala Bapenda Sulsel membawakan materi berjudul Optimalisasi Peningkatan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah di Provinsi Sulsel.

Upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan pendapatan Bapenda Sulsel, kata Toto, sapannya, antara lain, dengan memperbanyak pos Samsat, sosialisasi pajak ke seluruh kabupaten/kota, melakukan penagihan dari rumah ke rumah (door to door), melakukan penertiban PKB, serta menerapkan reward dan punishment kepada aparat Bapenda Sulsel dalam penagihan PKB.

“Kami mewajibkan kepada staf kami untuk mencari tunggakan kendaraan dengan jumlah tertentu. Yang memenuhi target tentu mendapat reward dan yang tidak memenuhi target tentu mendapatkan hukuman,” ujarnya.

Upaya lainnya yakni membangun sinergitas dengan kabupaten/kota di Sulsel, meminta pemerintah kabupaten/kota  mempersyaratkan tanda bukti lunas PKB dalam proses pengadaan barang dan jasa, membuka gerai samsat di kecamatan, dan masih banyak lagi.

Acara tersebut digelar untuk melakukan validasi / pencocokan data penyaluran PBBKB dari area kerja PT Pertamina MOR VIII Jayapura dengan laporan dari provinsi penerima PBBKB.

Tujuan lainnya adalah  menyatukan persepsi dalam menyikapi berbagai permasalahan yang dihadapi dalam perkembangan pemungutan PBBKB serta untuk mendapatkan masukan dan saran dari Pertamina MOR VIII Jayapura.

Acara ini dibuka oleh Kepala Inspektorat Provinsi Maluku Utara mewakili Gubernur Maluku Utara yang berhalangan hadir.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *