Komisi E DPRD Sulsel Persilakan Disdik Lanjutkan Diklat Guru

MAKASSAR, SULSELONLINE.COM – Komisi E DPRD Provinsi Sulsel mempersilakan Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel melanjutkan diklat-diklat berkontribusi bagi guru dan kepala TU sekolah untuk dilanjutkan, Senin (13/11/2017).

Kadisdik Sulsel Irman Yasin Limpo saat memberikan penjelasan kepada Komisi E DPRD Sulsel. (Ist.)

Persoalan dan polemik yang sempat muncul ke publik telah clear setelah Kepala Disdik Sulsel Irman Yasin Limpo menyambangi Komisi E DPRD Sulsel yang dipimpin Kadir Halid yang didampingi Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif.

“Baik, kesimpulan rapat dengar pendapat kita hari ini, mempersilakan Dinas Pendidikan Sulsel melanjutkan diklat-diklat dengan kontribusi tersebut,” kata Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulsel Kadir Halid sebelum menutup rapat.

Dia bersama Anggota Komisi E DPRD Sulsel lainnya telah memahami dan membenarkan penjelasan None, sapaan akrab Irman Yasin Limpo.

Di hadapan Anggota DPRD Sulsel yang terhormat, None menjelaskan bahwa kontribusi yang harus dipenuhi para guru merupakan kewajiban berdasarkan Perda dan Pergub yang telah diatur. Ia juga menjelaskan bahwa nilai kontribusi sudah berdasarkan perarutan-peraturan yang ada.

Anggota Komisi E DPRD Sulsel lainnya, Djafar Sodding juga mengapresiasi dan bisa memahami kebijakan Disdik Sulsel mengenakan biaya diklat kepada para guru. Salah satu alasan Disdik, karena fakta-fakta tes yang sudah dilakukan disdik menunjukkan kemampuan kompetensi guru masih rendah.

“Apalagi, beberapa tunjangan profesi yang guru terima sejatinya untuk peningkatan kompetensi fan profesionalitas mereka,” tambah None.

Anggota DPRD Sulsel juga memaklumi besaran kontribusi yang harus guru bayar setelah mendengar None mengingatkan bahwa usulan tahun depan pihak legislatif justru bertambah dari jumlah kontribusi tahun ini.

Sebelumnya berbagai pihak mengaku heran atas respon guru yang seolah-olah tak ingin mengeluarkan uangnya untuk mengikuti diklat peningkatan kompetensi.

Ketua IGI Pusat Muh Ramli Rahim dan Ketua PGRI menyatakan apa yang ditempuh Disdik sudah tepat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *