Ini Pengakuan Murid SD Korban Kepsek Cabul di Makassar

MAKASSAR, SULSELONLINE.COM – Pengakuan mengejutkan datang dari IL (9) murid SD Inpres Melayu Bertingkat Makassar, yang jadi korban pencabulan Kepala Sekolahnya, Sangkala Said (50).

Pengakuan korban kepsek cabul di Makassar. (Ist.)

Kepada keluarganya, IL mengaku perlakuan tak pantas saat dicabuli. Pengakuan itu disampaikan IL kepada kakak perempuannya lewat Facebook mesenger. Dalam pesan itu, IL mengaku mulutnya ditutup dengan lakban. Kemungkinan agar tak berteriak minta tolong.

Korban dalam keadaan telanjang, kemudian digerayangi pelaku. Kepala kakaknya, IL juga mengaku bahwa dua temannya juga dicabuli seperti itu oleh si kepala sekolah. Hal ini diungkapkan oleh ayah dari IL, P (45) kepada wartawan, Selasa (5/12/2017).

“Saya ingin Kepseknya dipecat dan dihukum penjara. Mudah-mudahan anakku kuat mentalnya dan kejadian ini tidak terulang lagi,” kata P, mengutip Rakyatku.com.

Dia pun mengaku sangat terpukul dengan kejadian ini. Setelah kejadian ini, ia akan memindahkan anaknya dari SD Inpres Melayu Bertingkat. Ia pun mengakui mendapat kabar anaknya telah dicabuli sebanyak empat kali oleh kepala sekolah.

“Dari cerita IL bersama teman-temannya yang tanpa sengaja didengar guru, ada tiga temannya yang dicabuli. Tapi mungkin baru dua yang melapor,” tutupnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, membenarkan bahwa sudah dua korban yang melaporkan kasus ini. Dia menyebut, kasus ini terjadi sejak bulan Agustus lalu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *