Samsat Makassar II Sosialisasi Pajak Kendaraan Baru dan Pajak Progresif

MAKASSAR, SULSELONLINE.COM – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel Tautoto TR membuka sekaligus membawakan materi dalam sosialisasi pajak daerah di Hotel Dalton Makassar, Jumat (8/12/2017).

Sosialisasi pajak daerah Bapenda Sulsel. (Ist.)

Sosialisasi ini dihadiri seratusan peserta yang merupakan diler kendaraan, komunitas pemilik kendaraan, ASN, mahasiswa, dan sejumlah pelanggan Samsat Makassar.

Toto, sapaan mantan Plt Bupati Soppeng ini, membawakan materi tentang pajak dan layanan unggulan Samsat serta sosialisasi Perda no 8 tahun 2017. Menurutnya, layanan unggulan dibuat  untuk memberikan kemudahan kepada wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

Layanan terbaru yang dibuat Bapenda Sulsel adalah pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) nontunai melalui ATM dan kartu debit menggunakan EDC yang penggunaannya diresmikan oleh Gubernur Sulsel Syahrul YL di Hotel MaxOne Makassar pada 6 November lalu.

Menurutnya, Bapenda Sulsel telah melakukan banyak terobosan untuk memanjakan wajib pajak di Sulsel, karenanya tidak ada lagi alasan untuk tidak membayar pajak kendaraan bermotor.

Selain pembayaran nontunai, terobosan lain  Bapenda Sulsel adalah samsat keliling, samsat delivery, pelayanan e-samsat di Bank Sulselbar, info pajak via sms dan twitter, penagihan door to door, dan masih banyak lagi.

Mantan Plt Bupati Toraja Utara ini juga menjelaskan terkait pemberian insentif bea balik nama kendaraan baru (BBNKB) sebesar 20 persen yang diberikan Bapenda Sulsel. Dengan pemberian subsidi ini, BBNKB di Sulsel menjadi 10 persen yang sebelumnya sebesar 12,5 persen.

“BBNKB sebesar 10 persen ini sudah sama dengan BBNKB di Jakarta, jadi tidak perlu lagi membeli kendaraan di baru di Jakarta karena harganya sudah sama di Makassar,” katanya didampingi Kepala  UPTP Wilayah Makassar II Utara, H Reza Faizal Saleh yang menjadi moderator dalam sosialisasi ini.

Toto juga menyampaikan kabar gembira bagi pemilik kendaraan roda empat yang lebih dari satu. Kabar gembiranya, pajak progresif kini diturunkan yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2018.

Dulu pajak progresif kendaraan kedua sebesar 2,5 persen turun menjadi 2 persen, dulu pajak progresif kendaraan ketiga 3,5 sekarang 2,25 persen, sebelumnya pajak progresif kendaraan keempat sebesar 4,5 persen, sekarang 2,5 persen, dulu kepemilikan kendaraan kelima dan seterusnya sebesar 5,5 persen, sekarang hanya 2,75 persen.

“Ini kami lakukan untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan Samsat yang memiliki kendaraan lebih dari satu,” ujarnya.

Sosialisasi ini juga dihadiri perwakilan dari kepolisian dan Jasa Raharja yang merupakan Mitra Bapenda Sulsel.  (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *