Wakil Ketua MPR RI: Tak Satupun Agama yang Mengatakan LGBT Masuk Surga

SULSELONLINE.COM – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) menegaskan, lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) bertentangan dengan Pancasila.

Juga bertentangan dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, terutama terkait dengan masalah hak untuk membuat keturunan, membuat keluarga, karena LGBT pasti tidak akan mementingkan keluarga dan keturunan.

Kalaupun dikatakan LGBT adalah Hak Asasi Manusia (HAM), maka HAM di Indonesia bukan HAM yang liberal. HAM di Indonesia harus juga mempertimbangkan hak asasi manusia yang lain. HAM yang merujuk pada agama yang diakui di Indonesia.

“Dan tiada satu agama pun yang membolehkan LGBT dan membuat fatwa; praktekanlah LGBT, maka Anda masuk surga,” ujarnya, di hadapan ratusan peserta sosialisasi Empat Pilar MPR RI dari Yayasan Al Fida di Kota Bengkulu, Kamis kemarin.

Menuturnya, LGBT juga bertentangan dengan Perpu Nomor 2 Tahun 2017 yang sekarang menjadi UU tentang Keormasan. Di sana ada kondisi ancaman saat seseorang atau ormas bisa dikenakan pasal pidana terkait dengan UU Keormasan dengan hukuman pidana minimal lima tahun sampai seumur hidup.

Salah satunya adalah mereka yang melakukan penistaan terhadap agama. Salah satu bentuk penistaan adalah praktek LGBT sebab tidak ada agama apapun yang mengizinkan praktek LGBT.

Dia mengakui, sekarang bola ada di DPR. Di Fraksi PKS DPR RI sudah berkomitmen untuk berjihad mengawal, membuat UU yang bisa mengkriminalkan dan menghukum mereka yang melakukan penyimpangan seksual semacam ini.

“Ini untuk menyelamatkan Indonesia, menyelamatkan NKRI dengan segala yang ada di sana,” ungkapnya, mengutip Republika, Jumat (22/12/2017). (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *