Mulai Januari Ini Pajak Kendaraan Baru dan Progresif Turun

MAKASSAR, SULSELONLINE.COM – Pajak kendaraan baru atau biasa disebut bea balik nama kendaraan baru (BBNKB) dan pajak progresif diturunkan oleh Bapenda Sulsel.

Hal ini diatur dalam Perda Nomor 8 Tahun 2017 yang berlaku efektif pada 1 Januari 2018 yang merupakan hasil revisi Perda Nomor 10 Tahun 2010 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Penurunan pajak ini dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor di Sulsel.

Saat ini pajak kendaraan pertama sebesar 1,5 persen dari nilai jual. Sementara pajak progresif kendaraan kedua yang sebelumnya sebesar 2,5 persen turun menjadi 2 persen, pajak progresif kendaraan ketiga 3,5 sekarang sisa 2,25 persen.

Sebelumnya pajak progresif kendaraan keempat sebesar 4,5 persen, sekarang 2,5 persen. Pajak progresif kendaraan kelima dan seterusnya yang dulu sebesar 5,5 persen, sekarang hanya 2,75 persen.

“Penurunan pajak progresif ini kami lakukan untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan samsat yang memiliki kendaraan lebih dari satu,” ujar Kepala Bapenda Sulsel H Tautoto TR, Rabu (10/1/2018).

Pajak kendaraan baru (BBNKB) juga turun dari 12,5 persen menjadi 10 persen. Artinya kendaraan baru di Sulsel harganya sudah sama dengan di Provinsi DKI Jakarta.

Dia meminta masyarakat Sulsel memanfaatkan penurunan pajak ini dengan membeli kendaraan baru di Sulsel karena pajak yang diperoleh dari penjualan kendaraan tersebut akan dikembalikan pada masyarakat.

“Jalan, jembatan, dan sejumlah infrastruktur di Sulsel ini dibangun dari pajak yang dibayarkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Bapenda Sulsel yang mengelolah 25 Samsat induk dan sejumlah Gerai Samsat ini juga meluncurkan pelayanan terbaru yakni pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) nontunai melalui ATM dan melalui kartu debit menggunakan EDC.

Bapenda Sulsel telah melakukan banyak terobosan untuk memanjakan wajib pajak di Sulsel, karenanya tidak ada lagi alasan untuk tidak membayar pajak kendaraan bermotor.

Selain pembayaran nontunai, terobosan lain Bapenda Sulsel adalah Samsat Keliling, Samsat Delivery, pelayanan e-Samsat di Bank Sulselbar, info pajak via SMS dan Twitter, penagihan door to door, dan masih banyak lagi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *