Balai TN Babul Sosialiasi Tata Kelola Berbasis Masyarakat di Pangkep

SULSELONLINE.COM, PANGKEP – Saat ini tata kelola Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) mengedepankan kerjasama dan menjalin komunikasi dengan masyarakat.

Terkait hal itu, SPTN Wilayah I Pangkep menggelar sosialisasi tata kelola berbasis masyarakat di wilayah kerja resor Balocci Pangkep, Senin kemarin.

Kegiatan ini melibatkan multipihak ini dilaksanakan di aula Kantor Kecamatan Balocci Kabupaten Pangkep. Hadir Lurah, Kepala Desa, tokoh masyarakat yang diwakili oleh masing-masing ketua RW. Juga hadir pengurus LPM dan BPD Desa.

Mitra TN Babul juga turut hadir, di antaranya dari Koramil 1421 Balocci, Polsek Pangkep dan masyarakat mitra polisi kehutanan. Serta kelompok kerja Polhut, PEH dan perencanaan Balai TN Babul.

Sosialisasi ini ini digelar untuk mensosialisasikan tata kelola TN Babul, termasuk di dalamnya sistem tata batas, zonasi hingga peluang kolaboratif dengan masyarakat sekitar kawasan.

Selain Kepala Balai TN Babul Maros, Sahdin Zunaidi, sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber BPKH Wilayah VII Makassar, Camat Balocci, Kasatbinmas Polres Pangkep.

“Mari kita jaga hutan bersama-sama. Rusak atau baiknya hutan, kita juga yang ada di sekitarnya yang akan merasakannya. Mari kita perhatikan dan gali potensi yang bisa dikembangkan bersama di desa kita,” ujar Sahdin Zunaidi, Selasa (13/2/2018).

Ia mencontohkan, tata kelola pendakian Bulusaraung yang dikelola oleh anak-anak muda di Desa Tompobulu. Melalui Kelompok Pengelola Ekowisata atau KPE Dentong, mereka secara mandiri mengelola Kawasan Wisata Pendakian Bulusaraung. Hasilnya telah dinikmati bersama melalui pembagian ke TN Bantimurung Bulusaraung sebagai PNBP, retribusi untuk desa, dan tentunya insetif bagi pengurus KPE Dentong.

Sementara Kasatbimas Polres Pangkep, IPDA Sutrisno mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap kebakaran hutan. Ia juga berpesan agar masyarakat patuh terhadap hukum yang berlaku.

“Tidak menebang pohon di kawasan taman nasional. Karena itu termasuk pelanggaran terhadap hukum,” ungkapnya.

Sedangkan Camat Balocci, Jaenal Sanusi menyampaikan, bahwa pihaknya selaku pemerintah kecamatan, menjadi perpanjang tangan pemerintah dan mewakili masyarakat, akan terus melibatkan diri dalam tata kelola TN Bantimurung Bulusaraung.

Kepala Seksi Pemolaan Kawasan Hutan BPKH Wilayah VII, Pria Kurjinanto juga menyampaikan perkembangan tata batas di Kecamatan Balocci. Ia juga menjelaskan tentang peluang-peluang memanfaatkan kawasan hingga rekontruksi pal-pal batas kawasan.

Di akhir pertemuan itu semua pihak sepaham untuk bekerjasama dan menjalin komunikasi secara intensif dalam tata kelola TN Bantimurung Bulusaraung. Sebagai bentuk simbolik kerjasama, Kepala Balai TN Babul menyerahkan peta zonasi dan peta batas resor Balocci kepada Camat Balocci. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *