Jamaah Haji Sulsel Sebanyak 7.296 Orang

MAKASSAR — Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono memimpin apel siaga/apel besar Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Makassar Tahun 2018/1439 Hijriah di Asrama Haji Sudiang, Makassar Jumat (13/7).

Sumarsono menyampaikan, Kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan Ibadah Haji tahun ini tentunya sangat ditentukan oleh dukungan dan kerja keras mereka.

“Saya memahami betul bahwa profil para jamaah Haji yang saudara akan layani sangat heterogen baik dari segi pendidikan, umur, pekerjaan dan latar belakang sosial budaya,” kata Sumarsono.

Peningkatan pelayanan wajib dilakukan dan makin meningkat setiap saat.

“Kondisi jamaah Haji saat ini tidak saja kritis tetapi juga korektif sehingga pelayanan tidak hanya diberikan pada aspek fisik akan tetapi juga menyangkut masalah psikis,” sebutnya.

Hal ini juga karena didukung oleh faktor pendukung yang merupakan langkah kebijakan pemerintah dalam pembinaan dan sistem pelayanan Haji telah tersusun dengan terencana dan profesional pada seluruh proses penyelenggaraan Ibadah Haji.

Sumarsono yang selama menjabat gubernur di tiga provinsi ini, untuk pertama kalinya, diakuinya baru pertama kali menghadiri apel siaga petugas PPIH, juga meninjau fasilitas layanan haji Wisma Bir Ali yang berada di kompleks asrama Sudiang Haji.

Sementara, Kanwil kepada Kabid Urusan Agama Islam (Urais) Kemenag Sulsel, Iskandar Fellang, mengatakan untuk persiapan pemberangkatan haji untuk embarkasi Makassar, telah melakukan rapat koordinasi dengan otoritas bandara Sultan Hasanuddin. Sebelumnya juga telah melakukan rapat koordinasi dengan  8 provinsi dengan 24 kabupaten/kota dengan kepala dinas kesehatan dan kesra pada tanggal 9-10 Juli lalu.

Terkait apel pagi ini yang dihadiri gubernur untuk memastikan kesiapan petugas PPIH.

“Kemudian hari ini kita apel siaga Pak Gubernur ingin melihat ingin menyaksikan apakah PPIH itu sudah siap 100% untuk melayani Jamaah,” ucapnya.

Tahun ini Insyaallah embarkasi Makassar akan memberangkatkan 15.898 jamaah ini. Diberangkatkan secara bertahap dalam 35 kloter khusus untuk Sulawesi-Selatan jamaahnya 7.296 jamaah.

Yang berbeda tahun lalu, tahun ini terdapat perekaman biometrik seluruh jamaah masuk asrama haji akan dilakukan perekaman biometrik ini.

“Untuk mempermudah memotong waktu antrian jamaah nanti di Arab Saudi,” sebutnya.

Kloter pertama jamaah dari Makassar, masuk besok 16 Juli pukul 17.00 Wita dengan jumlah 455 jamaah dan diterbangkan tanggal 17 Juli pada pukul 16.50 Wita dengan menggunakan pesawat Garuda.

“Gelombang (kloter) yang pertama itu langsung ke Madinah, kemudian gelombang kedua nanti itu di Jeddah,” jelasnya.

Para jamaah juga didampingi oleh lima orang petugas kloter jamaah setiap kloter terdiri dari ketua, pembimbing ibadah, dokter dan dua para medis.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *