Jokowi Undang Para Bupati Bahas Permasalahan Daerah di Istana Bogor

SULSELONLINE.COM – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bertemu Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa 31 Juli kemarin.

Rombongan Apkasi yang terdiri dari 33 bupati itu, termasuk beberapa bupati dari Sulawesi Selatan, mendiskusikan dan membahas permasalahan di daerah, juga soal perubahan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Menurut Sekjen Apkasi, Nurdin Abdullah, pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor itu sangatlah intens. Menurutnya, Presiden RI mengerti betul permasalahan yang dihadapi daerah.

“Terutama keluhan kami terkait pelaksanaan Undang Undang 23/2014 yang masih belum jelas kewenangannya, antara kewenangan provinsi atau kabupaten,” jelasnya, melalui media, Rabu (1/8/2018).

Bupati Bantaeng itu juga mengatakan, bahwa dari hasil pertemuan itu, Presiden Jokowi akan fokus dalam melihat Undang Undang yang ada dan yang tidak relevan lagi.

Pembahasan lain, soal kenaikan kesejahteraan para bupati. Kenaikan kesejahteraan tersebut, bukan berbentuk kenaikan gaji, tapi akan berbentuk kenaikan tunjangan. Atas permintaan tersebut, Presiden Jokowi akan mengkaji hal itu.

“Jadi intinya lagi mau dikaji, bukan dalam kenaikan gaji, tapi dalam bentuk tunjangan yang kira-kita dalam 70 persen dari tunjangan itu tidak perlu dipertanggungjawabkan. Jadi bebas penggunaannya, termasuk untuk bantu-bantu,” ujarnya.

Para bupati agak sulit untuk membantu orang-orang. Kalau bantuan diambil dari APDB bisa jadi temuan BPK. Dengan adanya kenaikan tunjangan, maka ada ruang yang diberikan kepada bupati untuk bisa membantu lembaga-lembaga yang berbeda.

Keluhan lain terkait kebijakan pusat yang kerap merepotkan pemerintah daerah, contohnya perubahan regulasi seperti tunjangan hari raya (THR) beberapa waktu lalu yang dianggap merepotkan para bupati. Sebab, meskipun sudah dianggarkan tapi komponennya cuma gaji pokok tidak termasuk tunjangan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *