oleh

Bank Muamalat Sulampua Sasar Institusi Pendidikan untuk Tabungan Haji-Umrah

MAKASSAR, SULSELONLINE.COM – Bank Muamalat Indonesia (BMI) Regional Sulawesi Maluku dan Papua (Sulampua) terus berkolaborasi dengan institusi pendidikan dalam mendorong inklusi keuangan syariah, utamanya produk tabungan haji dan umrah.

Region Head BMI Regional Sulampua, Ahmad S Ilham menyampaikan, langkah tersebut merupakan bentuk manifestasi dari upaya mengoptimalkan keberadaan BMI dalam memfasilitasi ummat.

“Sejauh ini kami telah menjalin kerja sama dengan sejumlah institusi pendidikan swasta yang memiliki basis Islami seperti Kalla Group, Muhammadiyah, Hidyatullah, dan Wahdah Islamiyah di Sulsel,” ujarnya, melalui rilis, Sabtu (1/9/2018).

Koloborasi dengan institusi pendidikan diharapkan bisa membangun ekosistem yang memiliki perencanaan sejak dini dalam hal ibadah haji dan umroh dengan pemanfaatan produk tabungan berbasis syariah.

“Kami sangat fokus ke sekolah, namun juga simultan kerja sama dengan instansi lainnya berbagai bidang. Saat ini, kami melakukan kerjasama dengan ratusan institusi pendidikan di Sulampua,” katanya.

Dari sisi bisnis, produk tabungan haji dan umrah diprediksi mampu menjadi penopang utama penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan di Sulampua seiring dengan potensi pasar yang sangat besar.

Dia mencontohkan, daftar tunggu haji di Sulsel bahkan sudah mencapai 30 tahun sehingga perencanaan melalui tabungan sejak dini menjadi alternatif paling memungkinkan merealisasikan ibadah sakral tersebut.

“Tidak hanya Sulsel, tetapi seluruh daerah di region kami itu memiliki pula potensi yang sangat besar, animo masyarakat sangat tinggi untuk berhaji. Dari sisi DPK tentu saja juga sangat besar,” ujar lelaki berkacamata itu.

Adapun besaran setoran awal untuk pembukaan rekening tabungan haji dan umrah dari Muamalat itu hanya Rp 100 ribu, kemudian jika nasabah ingin mendapatkan kuota maka dipersyaratkan menyetor dana sebesar Rp 25 juta.

Untuk umrah setoran awal sebesar Rp 100 ribu sedangkan untuk mendapatkan jatah kursi pemberangkatan bakal disesuaikan dengan tarif yang dipersyaratkan perusahaan travel haji dan umrah dengan mengacu pada ketetapan regulator. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed