oleh

Remaja Makassar Ini Mendekam di Balik Jeruji Karena Nistakan Agama

SULSELONLINE.COM, MAKASSAR – Seorang remaja berinisial VN, terpaksa mendekam di balik jeruji Mapolrestabes Makassar karena diduga telah melakukan penistaan agama di media sosial Facebook.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika mengatakan, pelaku yang telah diamankan oleh masyarakat sekitar tersebut, telah ditetapkan sebagai tersangka dan terbukti telah melakukan penistaan agama di Facebook.

“Pelaku penistaan agama telah kami tetapkan sebagai tersangka dan telah dilakukan penahanan,” ujarnya, melalui media, Sabtu (8/9/2018).

Dia menyebutkan bahwa pelaku melakukan penistaan agama di Facebook karena kesal kepada bapak kosnya. Sehingga ia mencurahkan kekesalannya di Facebook karena diduga juga tidak punya teman atau pacar untuk ditempati curhat.

“Alasannya karena dendam kepada bapak kosnya, Haji Jamal. Dia mengaku kerap di tagih belum waktunya untuk bayar uang kos,” tambahnya.

Sebelumnya, pelaku sempat menyangkal bahwa ia tidak pernah menulis status yang berisi kata-kata penistaan agama di Facebook. Bahkan ia menuding, bahwa akun Facebook miliknya bernama Sepatu Injak dihack seseorang.

“Kami tidak percaya kalau akunnya dibajak oleh seseorang. Dan pengakuannya itu tidak benar,” tegas Kasat Reskrim Polrestabes Makassar.

Penistaan agama yang dilakukan tersangka di media sosial Facebook sempat viral. Dan akun Facebook bernama Sepatu Injak tersebut menuliskan kata-kata penghinaan terhadap agama Islam dan di posting di grup Facebook bernama Info Kejadian Kota Makassar.

Adanya postingan tersebut, membuat warga Kota Makassar geram dan mencari keberadaan pelaku. Hasilnya, pelaku pun berhasil diamankan oleh warga sekitar dan langsung membawa tersangka ke Mapolrestabes Makassar. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed