oleh

Honorer K2 Pangkep Mengadu ke Nurdin Abdullah

SULSELONLINE.COM, MAKASSAR – Nasib 664 tenaga honorer Kategori 2 (K2) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep yang sebelumnya telah dinyatakan lulus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) semakin tak jelas.

Hal itu setelah Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid enggan menyetujui dan mengeluarkan surat pernyataan tanggungjawab pengangkatan 644 honorer K2 menjadi CPNS.

Akibat ketidakjelasan tersebut, sejumlah honorer K2 tersebut datang ke Makassar untuk menemui Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah. Mereka menyampaikan secara langsung keresahan mereka yang gagal diangkat menjadi CPNS.

Mendapatkan aspirasi tersebut, Nurdin Abdullah berjanji akan menjembatani masalah 644 honorer K2 Pangkep.

“Memang harus ada dukungan dari Pemda untuk masalah ini. Harusnya Bupati menyetujui surat pernyataan tanggungjawab pengangkatan honorer ini menjadi CPNS,” ujarnya, melalui media, Kamis (13/9/2018).

Dia menambahkan, dirinya akan terlebih dahulu berkomunikasi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menyelesaikan masalah ini.

“Kita akan jembati ini dan komunikasikan dengan pihak-pihak yang terkait,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed