oleh

Pemprov Sulsel Rombak Kuota dan Formasi CPNS 2018

SULSELONLINE.COM, MAKASSAR – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Sulsel bakal mengusulkan revisi formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018.

Hal ini terungkap saat Rakor BKD se Sulsel yang membahas tentang juknis pelaksanaan penerimaan CPNS yang dilaksanakan di Hotel Maxone Makassar, pada Rabu kemarin.

Acara tersebut dihadiri Pejabat Sekretariat Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel, H Tautoto TR dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional IV Makassar, Sayadi.

Kepala Bidang Perencanaan Aparatur Sipil Negara (ASN) BKD Sulsel, Irwan, disela-sela rakor menyampaikan, pihaknya akan revisi formasi CPNS yang ada. Usulan ini akan disampaikan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) di Jakarta sebelum jadwal penerimaan.

“Ya kemungkinan 14 September saya ke sana beserta tim,” ujarnya, melalui media, Kamis (13/9/2018).

Dia melanjutkan, revisi ini disetujui atau tidak akan diketahui pada 16 September 2018, tepat hari rakornas pemantapan penerimaan CPNS Pemda 2018. Dia menyebutkan, saat ini formasi CPNS Pemprov Sulsel sudah ada dari Kemenpan-RB, hanya saja formasi secara struktur belum tepat sasaran.

“Banyak hal yang mesti kita koordinasikan ke pusat. Misal posisi disabilitas, jabatan dan penempatan serta latar belakang pendidikannya seperti apa. Ini harus jelas, agar calon pelamar tidak kebingungan dalam memilih formasi,” jelasnya.

Formasi yang ada saat ini ditetapkan sepihak oleh KemenPAN-RB, sehingga perlu dilakukan pemantapan dan sinkronisasi, agar kualifikasi pelamar sesuai dengan jumlah job yang disediakan pemerintah.

Untuk jatah, Pemprov Sulsel saat ini diberi kuota sebanyak 401 orang. Jumlah ini lebih kecil dari kuota yang diusulkan sebelumnya. Meski tidak sesuai dengan usulan Pemprov Sulsel kepada KemenPAN-RB, namun kuota ini dianggap sudah optimal dalam kebutuhan lima tahun ke depan.

Khusus untuk revisi usulan CPNS 2018, BKD Sulsel akan menyamakan kualifikasi pendidikan dan nama jabatan.

“Rinciannya akan diubah. Kecuali tenaga kesehatan atau pendidikan itu sudah jelas. Kebanyakan yang direvisi jabatan teknis struktural,” katanya.

Sementara itu, Pj Sekda Sulsel, H Tautoto Tana Ranggina yang membuka Rakor CPNS ini mengharapkan kepada para BKD agar mengedepankan profesionalitas dalam melaksanakan tugas saat rekruitmen dibuka.

Dia menyebutkan dengan kerja profesional, yakin target dan harapan akan tercapai dengan lancar. Dia membeberkan bahwa Pemprov Sulsel memiliki 401 kuota CPNS pada penerimaan nanti.

Adapun 401 kuota yang tersedia ini terdiri dari tenaga pendidik 184 orang, kesehatan 129 dan teknis 87 orang, jumlahnya 400 orang.

“Khusus untuk satu kuota CPNS itu diperuntukkan untuk salah satu CPNS guru Sekolah Luar Biasa (SLB). Peserta tersebut telah memiliki nomor peserta CPNS yang telah dilakukan beberapa tahun lalu, namun karena sakit sehingga SK belum keluar. Sehingga total kuota nanti yang akan di terima 401,” jelasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed