oleh

Prabowo Geli Dituduh Ingin Merubah Pancasila Menjadi Khilafah

SULSELONLINE.COM – Ketua umum Partai Gerinda, Prabowo Subianto menjawab isu liar soal dirinya akan mengubah dasar negara Pancasila menjadi khilafah.

Mantan Danjen Koppasus ini menegaskan komitmennya untuk menjaga Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia.

Untuk itu, dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir soal isu dirinya akan mengubah Pancasila sebagai dasar negara.

Hal itu disampaikannya usai bersilaturahmi dengan keluarga Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur di Jalan Warung Sila Ciganjur Jakarta Selatan, Kamis kemarin.

“Ada juga bertanya, Prabowo ini mendukung dan akan mengubah Pancasila menjadi khilafah. Yaa saya kira ini sesuatu yang geli, saya mentertawakan,” ujarnya, mengutip media, Jumat (14/9/2018).

Prabowo memastikan bahwa sebagai seorang prajurit TNI telah disumpah untuk terus membela tanah air berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Jadi tidak mungkin saya keluar dari Pancasila. Yang saya inginkan adalah menegakkan Pancasila secara murni. Jadi bukan Pancasila sebagai mantra tapi dijalankan,” jelasnya.

Bakal calon Presiden RI ini juga menegaskan bahwa paham khilafah merupakan propaganda picik yang bisa menyesatkan masyarakat.

Sementara itu, pertemuan Prabowo dan keluarga Gus Dur berlangsung sekitar kurang lebih dua jam. Prabowo diterima oleh istri Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid dan putri Gus Dur, Yenny Wahid. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed