oleh

Fotografi dan Film Jadi Perhatian Disbudpar Maros dalam Ekonomi Kreatif

MAROS – Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Maros menggelar diskusi ekonomi kreatif tentang fotografi dan film. Diskusi ini menjadi salah satu sesi dalam Pekan Ekonomi Kreatif (Pekraf) Maros 2018.

Kepala Bidang Ekraf Disbudpar Maros, Asrul Rachman menyampaikan, diskusi itu digelar di pelataran Gedung Pusat Ole-0le Maros pada Sabtu, 17 November malam.

“Diskusi ini membahas peluang bisnis fotografi dan film dalam ekonomi kreatif. Para narasumber memaparkan materinya secara terbuka dan santai, berdasarkan pengetahuan dan pengalaman mereka dalam bidangnya,” ujarnya, Selasa (20/11/2018).

Pihaknya menyambut positif berbagai saran dan masukan dari peserta, yang menginginkan adanya ruang tertentu dalam pengembangan ekonomi kreatif bidang fotografi dan film tersebut.

“Saran dan masukan peserta, tentu akan menjadi bahan evaluasi, sebab Disbudpar Maros, khususnya Bidang Ekraf butuh masukan agar bisa menyusun program kerja yang nantinya dilaporkan dan dipresentasikan ke bapak Bupati Maros untuk kegiatan selanjutnya,” ungkapnya, Selasa (20/11/2018).

Sementara itu, narasumber bidang fotografi, Ilham Halimsyah memaparkan bahwa peluang penghasilan dalam fotografi, masih sangat menjanjikan dan masih bernilai jual tinggi, khususnya dalam jasa foto wedding dan prewedding.

“Namun perkembangan fotografi digital yang cenderung melaju dengan cepat saat ini, membuat fotografer sebagai pelaku bisnis fotografi harus selalu memperbarui pengetahuan dan menambah wawasan. Terutama wawasan visual agar punya ciri karya dan gagasan baru dalam melakukan pemotretan,” ungkap pegiat komunitas Maros Fotografi ini.

Sedangkan narasumber bidang film, Ollan Sukardi menyampaikan bahwa peluang bisnis bidang film ada pada pembuatan film pendek atau serial, film dokumenter dan iklan layanan masyarakat. Film dapat berkembang dengan baik sebagai peluang bisnis ekonomi kreatif yang bisa menghasilkan nilai jual, jika dikelola dengan dengan baik dan menjaga kepercayaan.

Dalam diskusi ini terungkap bahwa peluang bisnis ekonomi kreatif bidang film dan fotografi dinilai masih perlu mendapat dukungan dan dorongan dari pemerintah daerah, khususnya dalam memberikan ruang kreatif dalam mengembangkan keahlian bagi insan fotografi dan perfilman di Maros.

Selain sesi diskusi, dalam ajang Pekraf Maros digelar pameran dan bursa produk unggulan dan khas dari puluhan UMKM Maros. Pertunjukan musik, kontes vlog untuk remaja dan lomba mewarnai untuk anak-anak. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed