oleh

Ini Jadwal Pemilu 2019 di Luar Negeri

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum ( KPU) tengah menggelar pemungutan suara Pemilu 2019 di sejumlah negara. Pemungutan suara di luar negeri memang dilakukan lebih awal, yaitu 8-14 April 2019.

“Kegiatan pemungutan suara Pemilu 2019 di luar negeri dilaksanakan sebagaimana jadwal dalam SK KPU Nomor 644/2019, yaitu early voting pada 8-14 April 2019,” kata Komisioner KPU RI, Hasyim Asy’ari, Kamis (11/4/2019).

Meskipun pemilu di luar negeri dilaksanakan lebih dulu, tetapi proses penghitungan suara dilakukan secara serentak bersamaan dengan penghitungan suara di dalam negeri.

Hasil penghitungan suara Pemilu luar negeri yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) baru dapat diketahui setelah proses penghitungan suara 17 April 2019 selesai.

Oleh karenanya, bila saat ini beredar kabar tentang perolehan suara Pemilu luar negeri, KPU RI memastikan hasil tersebut bukan hasil resmi atau real count yang dilakukan oleh PPLN dan KPPSLN.

“Dengan demikian, terhadap kabar tentang perolehan suara Pemilu di luar negeri yang beredar luas di masyarakat adalah kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Dia menambahkan, pemungutan suara di luar negeri dilaksanakan dengan tiga metode, yaitu memilih di TPS luar negeri di kantor perwakilan RI seperti KBRI, KJRI, dan KDEI.

Metode kedua, melalui kotak suara keliling (KSK) yang bertempat di dekat pemukiman atau tempat kerja WNI. Serta melalui metode pengiriman pos.

Berikut jadwal pemungutan suara Pemilu 2019 di luar negeri yang menggunakan metode Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN). Daftar disusun berdasar klasifikasi waktu pelaksanaan:

  • Senin 8 April

– Sana’a/Tarim (Yaman)

  • Selasa 9 April

– Panama City (Panama)
– Quito (Ekuador)

  • Rabu 10 April

– Bangkok (Thailand)
– Songkhla (Thailand)

  • Kamis 11 April

– Tashkent (Uzbekiztan)
– Tehran (Iran)
– Vientiane (Vietnam)

  • Jumat 12 April

– Abu Dhabi (UEA)
– Alger (Aljazair)
– Amman (Yordania)
– Baghdad (Irak)
– Dhaka (Bangladesh)
– Doha (Qatar)
– Dubai (UEA)
– Jeddah (Arab Saudi)
– Kabul (Afganistan)
– Khartoum (Sudan)
– Kuwait City (Kuwait)
– Manamah (Bahrain)
– Muscat (Oman)
– Riyadh (Arab Saudi)

  • Sabtu 13 April

– Bratislava (Slowakia)
– Abuja (Nigeria)
– Ankara (Turki)
– Antananarivo (Madagaskar)
– Astana (Kazakhtan)
– Berlin (Jerman)
– Bern (Swiss)
– Bogota (Kolombia)
– Brussels (Belgia)
– Bucharest (Romania)
– Budapest (Hongaria)
– Canberra (Ausralia)
– Cape Town (Afsel)
– Caracas (Venezuela)
– Chicago (AS)
– Damaskus (Suriah)
– Dar Es Salaam (Tanzania)
– Darwin (Australia)
– Davao City (Filipina)
– Den Haag (Belanda)
– Dili (Timor Leste)
– Frankfurt (Jerman)
– Hamburg (Jerman)
– Havana (Kuba)
– Helsinki (Finlandia)
– Houston (AS)
– Islamabad (Pakistan)
– Istanbul (Turki)
– Kairo (Mesir)
– Kolombo (Srilanka)
– Kopenhagen (Denmark)
– Kiev (Ukraina)
– Lima (Peru)
– Lisabon (Portugal)
– London (Inggris)
– Los Angeles (AS)
– Maputo (Mozambik)
– Marsilles (Perancis)
– Melbourne (Australia)
– Mexico City (Mexico)
– New York (AS)
– Oslo (Norwegia)
– Ottawa (Kanada)
– Perth (Australia)
– Phnom Penh (Kamboja)
– Praha (Rep. Ceko)
– Pretoria (Afsel)
– Rabat (Maroko)
– San Francisco (AS)
– Santiago (Cile)
– Sarajevo (Bosnia)
– Sofia (Bulgaria)
– Stockholm (Swedia)
– Suva (Fiji)
– Sydney (Australia)
– Toronto (Kanada)
– Tripoli (Libya)
– Vanimo (Papua Nugini)
– Vatikan City (Vatikan)
– Warsawa (Polandia)
– Washington DC (AS)
– Wellington (Selandia Baru)
– Wina (Austria)
– Yangoon (Myanmar)
– Zagreb (Kroasia)
– Paris (Perancis)

  • Minggu/Ahad 14 April

– Addis Ababa (Ethiopia)
– Athena (Yunani)
– Baku (Azerbaijan)
– Bandar Seri Begawan (Brunei D)
– Beijing (China)
– Beirut (Lebanon)
– Beograd (Serbia)
– Brasilia Df (Brazil)
– Buenos Aires (Argentina)
– Dakar (Senegal)
– Guangzhou (China)
– Hanoi (Vietnam)
– Harare (Zimbabwe)
– Ho Chi Minh City (Vietnam)
– Hong Kong (Hongkong)
– Johor Bahru (Malaysia)
– Karachi (Pakistan)
– Kota Kinabalu (Malaysia)
– Kuala Lumpur (Malaysia)
– Kuching (Malaysia)
– Madrid (Spanyol)
– Manila (Filipina)
– Moskow (Rusia)
– Mumbai (India)
– Nairobi (Kenya)
– New Delhi (India)
– Noumea (Kaledonia Baru)
– Osaka (Jepang)
– Paramaribo (Suriname)
– Penang (Malaysia)
– Port Moresby (Papua Nugini)
– Pyongyang (Korea Selatan)
– Roma (Italia)
– Seoul (Korea Selatan)
– Shanghai (China)
– Singapore (Singapura)
– Taipei (Taiwan)
– Tawau (Malaysia)
– Tokyo (Jepang)
– Tunis (Tunisia)
– Vancouver (Kanada)
– Windhoek (Namibia)

Berbeda dengan Pemilu di dalam negeri yang setiap pemilih membawa lima kertas suara, Pemilu di luar negeri hanya membawa dua kertas suara, yakni kertas suara DPR RI dan kertas suara calon Presiden-calon Wakil Presiden RI.

Calon anggota DPR RI yang dipilih oleh pemilih di luar negeri mencakup daerah pemilihan DKI Jakarta II, yang meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan luar negeri. (*)

Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *