oleh

Wah, 25 Caleg Petahana DPRD Sulsel Dipastikan Tumbang!

MAKASSAR – Berstatus sebagai calon legislatif (Caleg) petahana, tak menjamin bisa melenggang kembali pada periode selanjutnya. Di DPRD Sulsel, lebih dari 20 caleg petahana yang kembali bertarung pada Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April lalu, kalah bersaing.

Saat ini tercatat, sudah ada 25 petahana yang perolehan suaranya tak mampu menebus kembali kursinya di DPRD Sulsel untuk periode 2019-2024. Mereka kalah bersaing, baik oleh caleg internal, maupun caleg dari parpol lain.

Ke-25 caleg tersebut, berasal dari sembilan daerah pemilihan (Dapil) dari total 11 Dapil yang sudah merampungkan hasil rekapitulasi penghitungan suara di tingkat KPU Provinsi Sulsel.

Sembilan Dapil itu minus Dapil III (Gowa, Takalar) dan Dapil I (Rappocini, Makassar, Ujung Pandang, Bontoala, Wajo, Ujung Tanah, Makassar, Tallo, Mamajang, Mariso, dan Sangkarrang). Pasalnya, dua Dapil ini sampai saat ini belum merampungkan rekapitulasi.

Dari deretan petahana itu, Golkar paling banyak. Ada tujuh orang, yakni Imran Tenri Tatta (Dapil II), Rusni Kasman dan Andi Zunnun (Dapil VII), Andi Marzuki Wadeng (VIII), Andi Tenri Sose (Dapil IX), Soni Budi Pandin (Dapil X) dan Armin Mustamin Toputiri (Dapil XI).

Selanjutnya, PPP, masing-masing Amran Aminullah (Dapil IV), Mansyur Masang (Dapil VI), Syahrir Langko (Dapil IX), dan Abdul Hafid Pasiangan (Dapil XI). PPP juga diperkirakan kehilangan petahana di Dapil III.

Kemudian PKS, seperti Baso Syamsu Rizal (Dapil VIII) dan Andi Jahidah Ilyas (Dapil XI). Gerindra pun demikian, dua petahana mereka terjungkal, masing-masing Yusran Sofyan (Dapil V) dan Andi Hery Suheri Attas (Dapil VI).

PAN juga kehilangan dua petahana, masing-masing Yusran Paris (Dapil II) dan Muhtar Badewing (Dapil V). Nasdem tiga petahana, M Rajab (Dapil XI), Muslim Salam (Dapil VI), dan Pengdi Bangadatu (Dapil X).

Dua petahana Hanura juga tersungkur, Faradillah Abdal dan Alexander Palinggi (Dapil II). Sementara PDIP juga kehilangan petahananya di Dapil IV, Alimuddin. Tak hanya kehilangan petahana, PDIP juga kehilangan kursi.

Sekretaris PDIP Sulsel, Rudy Pieter Goni menilai, ada sejumlah faktor yang membuat petahana kesulitan bersaing. Pada kondisi petahana dan kursi sekaligus hilang, dia menyebut jika itu disebabkan oleh komposisi, caleg yang se dapil dengan petahana, biasanya hanya setengah hati.

“Jujur aja, kendala partai itu ketika ada incumbent, kayak Dapil saya dan Dapil pak Alimuddin, banyak caleg yang berpikir, walau tidak semua kalau kerja, hanya kerja untuk petahana,” ujarnya, melalui Fajar online, Selasa (14/5/2019).

Berbeda kasus jika Dapil tertentu yang sama sekali tidak memiliki petahana. Menurutnya, caleg di sana malah berbondong-bondong untuk mendapatkan kursi.

Berikut caleg petahanan DPRD Sulsel yang terjungkal di pemilihan legislatif Pemilu 2019 ini:

Dapil II (Kecamatan Manggala, Panakkukang, Tamalanrea dan Biringkanayya)
– Yusran Paris (PAN)
– Alexander Palinggi (Hanura)
– Imran Tenri Tatta (Golkar)

Dapil IV (Jeneponto, Selayar, Bantaeng)
– Alimuddin (PDIP)
– Amran Aminullah (PPP)

Dapil V (Bulukumba, Sinjai)
– Yusran Sofyan (Gerindra)
– Muhtar Badewing (PAN)
– Faradillah Abdal (Hanura)

Dapil VI (Maros, Pangkep, Barru, Parepare)
– Muslimin Salam (Nasdem)
– Mansyur Masang (PPP)
– Andi Hery Suheri Attas (Gerindra)

Dapil VII (Bone)
– Rusni Kasman (Golkar)
– Andi Muh Zunnun (Golkar)

Dapil VIII (Soppeng, Wajo)
– Wahyuddin AB Kessa (PKB)
– Baso Syamsu Rijal (PKS)
– Andi Marzuki Wadeng (Golkar)

Dapil IX (Sidrap, Pinrang, Enrekang)
– Andi Tenri Sose (Golkar)
– Syahrir Langko (PPP)

Dapil X (Tana Toraja, Toraja Utara)
– Pendi Bangadatu (Nasdem)
– Surya Bobi (Demokrat)
– Soni Budi Pandin (Golkar)

Dapil XI (Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo)
– M Rajab (Nasdem)
– Andi Jahidah Ilyas (PKS)
– Armin Mustamin Toputiri (Golkar)
– Abdul Hafid Pasiangan (PPP)

Sumber: Rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 oleh KPU Sulsel. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed