oleh

Deng Ical-UQ Menguat Berpasangan di Pilkada Makassar

MAKASSAR – Menatap pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Makassar 2020, bermunculan figur yang bakal bertarung memperebutkan kursi Wali Kota dan Wakil Walikota Makassar.

Sebut saja, Syamsu Rizal (Deng Ical), Sukriansyah S Latief (UQ), Munafri Arifuddin (Appi), Husain Abdullah (Uceng) dan Taufik Fachruddin dan beberapa figur lainnya.

Melihat munculnya beberapa figur, tak salah jika jika para bakal calon mulai melakukan komunikasi intens lintas tokoh. Teranyar, Deng Ical bertemu khusus dengan UQ.

Mengutip media, pertemuan itu diantaranya membicara kesiapan maju dalam kontestasi Pilkada Makassar. Bocorannya, Deng Ical dan UQ membicarakan kemungkinan berpasangan untuk mendapatkan kendaraan partai. Keduanya bertemu di Senayan City Jakarta.

Seperti diketahui, Deng Ical adalah Ketua Bappilu Partai Golkar Sulsel dan secara internal menjadi figur terkuat di Partai Golkar dengan tingkat elektabilitas tertinggi.

Sementara UQ meski masih pendatang baru, namun kini menjadi figur paling serius turun mensosialisasikan diri di tengah masyarakat. UQ adalah motor penggerak saat Pilkada Sulsel 2017 silam dan berhasil memenangkan pasangan Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman.

Prediksi jika Deng Ical mengendarai Golkar, maka sisa mencari kursi tambahan menggenapkan 10 kursi untuk mendapat pintu partai. Kubu UQ berpotensi diusung partai PDIP yang memiliki garis seperjuangan saat Pilkada Sulsel 2017 lalu.

Pemilu 2019, PDIP berhasil memperoleh 5 kursi di DPRD Makassar. Koalisi Golkar-PDIP cukup mendapatkan pintu pencalonan.

Pemuda Makassar, Iqbal yang telah membentuk jaringan tim untuk mendukung UQ mengatakan, potensi pasangan ini sangat kuat jika bergabung.

“Kalau kesiapan bertarung maka pak UQ saat ini paling siap. Kami sudah membentuk jaringan beberapa tokoh muda dan eks caleg dari beberapa partai, yang kami sebut UQ Squad,” katanya, yang juga ketua relawan Jokowi-Ma’ruf Amin di Sulsel, Ahad (9/6/2019).

Dia menilai, UQ adalah sosok yang mampu membawa Makassar lebih baik dari sekarang. Sedang Deng Ical punya pengalaman satu periode sebagai Wakil Wali Kota Makassar.

“Dengan background sebagai jurnalis, kita yakin kak UQ sangat paham dengan Makassar dan solusinya. Makassar butuh sosok pemimpin yang sipakatau dan sikatutui tanpa menghilangkan kultur asli Makassar,” tambahnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed