oleh

Devo Khaddafi Blak-blakan soal Pilkada Maros

MAKASSAR – Peluang birokrat Devo Khaddafi untuk bertarung kembali di Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Maros terbuka lebar.

Barometernya tak lain, perolehan suara saat dia bertarung di Pilkada Maros 2010 lalu, berada di urutan kedua, setelah Hatta Rahman (Bupati Maros saat ini).

Beberapa hari lalu, beredar foto Devo Khadafi melakukan salam komando dengan Prof Yusran Yusuf, yang telah lebih dulu menyatakan diri bakal bertarung di Pilkada Maros 2020 mendatang.

Saat ditanya perihal foto tersebut, Devo Khadafi enggan menanggapi. Menurutnya, foto itu biasa saja dan bukan merupakan tanda jika dirinya akan bertarung di Maros dan berpaket dengan Prof Yusran Yusuf.

“Pilkada Maros masih jauh, terlalu dini jika kita membicarakannya sekarang. Apalagi kalau soal paket. Tapi kami saling menjajaki,” ujarnya, melalui media, Senin (24/6/2019).

Namun, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel itu tak menampik, ada banyak kalangan, utamanya tokoh-tokoh masyarakat dan elit parpol pendukungnya di Pilkada 2010, yang mendorongnya untuk maju di Pilkada Maros 2020.

“Kalau soal pendukung di Pilkada lalu, masih solid, silaturahmi selama ini masih baik. Intinya semua masih baik-baik saja,” ungkapnya.

Tentang keputusan untuk ikut Pilkada Maros 2020, dia mengaku masih melihat momentum yang ada.

Sementara itu, Prof Yusran Yusuf mengaku bahwa sebagai putra daerah tentu dirinya memiliki niat untuk membangun Maros. Dia masih melakukan konsolidasi dengan sejumlah tokoh serta putra daerah yang memiliki bergaining di masyarakat, termasuk Devo Khadafi.

“Insya Allah,” ucapnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed