oleh

Pembunuh Taruna ATKP Makassar Dijerat Tiga Pasal

MAKASSAR – Terdakwa kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan Aldama Putra Pongkala, mahasiswa Akademi Tehnik Keselamatan Penerbangan atau ATKP Makassar, Muhammad Rusdi terancam 15 tahun penjara.

Ancaman hukuman itu sebagaimana dalam pasal dakwaan yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Makassar, Tabrani di ruang sidang Bagir Manan Pengadilan Negeri Makassar, Senin (24/06/2019).

“Terdakwa dijerat pasal 351 ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” ucapnya di hadapan majelis hakim yang dipimpin, Suratno dan dua hakim anggota lainnya.

Selain pasal itu, terdakwa juga dijerat pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara dan pasal 354 tentang penganiyaan yang menyebabkan kematian dengan hukuman 12 tahun penjara.

Mendengar dakwaan yang dibacakan JPU, terdakwa melalui kuasa hukumnya tidak mengajukan eksepsi atau pembelaan atas dakwaan itu.

Dalam sidang tersebut terdakwa hadir dengan mengenakan kemeja putih yang dilapisi rompi merah, baju tahanan Kejaksaan. Dia didampingi dua pengacara dari Pos Bantuan Hukum Pengadilan Negeri Makassar.

Muhammad Rusdi merupakan senior dari almarhum Aldama Putra Pangkolan, taruna atau mahasiswa ATKP Makassar.

Insiden penganiayaan diketahui terjadi sejak 3 Januari 2019 lalu. Muhammad Rusdy menganiaya dengan cara memukul di bagian dada, dan tubuh hingga meninggal dunia.

Penyebab penganiayaa diduga karena persoalan sepele. Korban dikabarkan tidak menggunakan helm pada saat masuk kampus. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed