oleh

Mahasiswi Habiskan Rp4 Juta-an untuk Plesir 10 Hari di Thailand

Sebuah twit perjalanan seorang mahasiswi Indonesia ke Thailand selama 10 hari dengan budget tak sampai Rp 5 juta, termasuk tiket pesawat, transportasi lokal, hotel, dan uang jajan, viral di media sosial Twitter.

Mahasiswi bernama Dinar Savira itu membagikan kisahnya melalui akun Twitter @lalavivienrose.

Cerita perjalanannya menarik perhatian netizen sehingga di-retweet lebih dari 6.000 kali dan mendapatkan likes lebih dari 33.000.

Mahasiswi universitas di Malaysia itu bertolak dari Kuala Lumpur menuju Bangkok pada Maret 2019. Dalam perjalanan 10 hari di Thailand itu, dia menerapkan perjalanan semi-backpacker.

“Budget-ku Rp 5 juta, tapi total pengeluarannya Rp 4 juta. Aku tulis Rp 5 juta itu biar yang baca nabung-nya enggak mepet,” katanya, melalui Kompas, Jumat (5/7/2019).

Menurutnya, pencarian tiket dan penginapan murah menjadi salah satu kunci untuk menekan pengeluaran.

“Kalau hotel aku biasanya cari lihat dulu di tripadvisor biasanya langsung di direct ke website-nya kalau enggak gitu di expedia,” ujarnya.

Perjalanan 10 hari di Thailand dilakukannya bersama seorang temannya yang berangkat dari Jakarta pada 16-26 Maret 2019. Tiket pesawat dari Kuala Lumpur menuju Bangkok didapatnya dengan harga RM134 atau setara Rp 469.000 pergi-pulang.

“Ternyata tiket yang aku temukan itu memang yang paling murah. Temanku sudah terlebih dahulu booking tiket pesawat, sementara aku yang saat itu sedang di Malaysia akhirnya memesan tiket Kuala Lumpur (KL)-DMK (Don Mueang International Airport) seharga RM 134 atau Rp 469.000 (pulang-pergi),” paparnya.

Dia mengatakan, dalam proses pencarian tiket, dia biasanya tak langsung melakukan pemesanan, tetapi melakukan perbandingan ke sejumlah alternatif link pemesanan. Dengan demikian, dia bisa mendapatkan tiket dengan harga terendah.

Perjalanan hari pertama dan kedua, mereka mengelilingi Kota Bangkok. Hari selanjutnya, mereka menghabiskan waktu di daerah Pattaya selama dua hari. Sementara, hari kelima hingga terakhir, keduanya kembali ke Bangkok.

Untuk penginapan selama di sana, mereka tak hanya menginap di satu tempat, melainkan berpindah-pindah. Anggaran untuk penginapan selama total 10 hari di Thailand sebesar Rp 1 juta per orang.

“Yang kami pertimbangkan pertama dari hotel itu lokasi dan harga. Kisaran hotelnya sekitar dari Rp 100.000-Rp 300.000 per malam,” jelasnya.

Dia menambahkan, hotel-hotel di Thailand menerapkan sistem deposit THB 1.000. Uang tersebut akan dikembalikan ketika tamu check out.

Rincian penginapannya sebagai berikut:

  • Hotel D-Well Resident Don Muang beralamat di Chang Akat Uthit Road, Dong Muang (16-17 Maret 2019) seharga Rp 120.000 VR
  • Hostel beralamat di Phahonyothin Road Soi 15, Samsem Nai, Phaya Thai (17-18 Maret 2019) seharga Rp 200.000
  • Jomtien Hostel beralamat di Moo 12 Soi Somprasong Plaza, Jomtien Beach, Nongprue, Banglamung, Chonburi (18-19 Maret 2019) seharga Rp 186.000
  • U Hostel Pratunam beralamat di Ratchaprapoap Road Near Indra Square, Pratunam, Ratchathewi (19-21 Maret 2019) seharga Rp 592.000 Check-In
  • My Hotel beralamat di 927/4 Soi Phaya Nak, Petchaburi, Ratchathewi, Bangkok (21-25 Maret 2019) seharga Rp 1.080.048.

Untuk uang jajan, dia menukarkan uang sekitar kurang lebih Thai Bhat (THB) 400 atau Rp 1,8 juta, kurs saat itu THB 1 setara dengan Rp 450. Mengenai koneksi ponsel, dia menyarankan sebaiknya membeli kartu sim di bandara atau dapat mencarinya di situs klook.com.

“Kalau mau beli sim card murah dan terjamin lebih baik beli di airport karena rata-rata pembelian di luar airport malah lebih berbahaya,” ujarnya.

Sementara untuk transportasi, selama di Thailand, mereka menyewa sepeda motor, menggunakan taksi, kereta, transportasi online, dan bus. Sewa sepeda motor hanya dilakukan selama berada di wilayah Pattaya seharga THB 300 dengan deposit THB 1.000. Uang bensinnya sekitar THB 50 atau Rp 22.500.

“Rata-rata hotel berbintang 3 ada persewaan motor sendiri jadi jangan khawatir untuk cari jauh-jauh,” paparnya.

Selain itu, untuk menuju ke Pattaya, terdapat beberapa transportasi pilihan seperti motor, bus, dan minivan. Dinar mengungkapkan, untuk mencari makanan, dia membeli di supermarket dan pasar makanan halal yang mudah ditemui di Thailand.

Harga makanan di supermarket dan pasar makanan cukup terjangkau, sekitar Rp 18.000-40.000 sekali makan, bergantung lauk yang dipilih. Namun, jika di suatu tempat destinasi, harga makanan akan menyesuaikan lokasinya.

Berikut destinasi wisata yang disambinginya selama 10 hari di Thailand:

  • Chatucak Market (hanya ada ketika Sabtu dan Minggu)
  • Sekitar Siam Paragon (tempat menjual make up dan barang branded)
  • Jomtien Night Market, tempat ini seperti bazar yang menyediakan makanan, minuman, pakaian, dan lainnya
  • Khao Chi Chan Buddha, biasa disebut bukit berukiran Buddha. Tempat ini dilengkapi dengan taman, danau buatan, dan tempat beribadah. Hal yang perlu diperhatikan, ketika berada di tempat ini pastikan mengenakan pakaian yang sopan.
  • Silverlake Vineyard, tempat ini dikelola menyerupai pedesaan di Eropa. Pengunjung yang hanya berswafoto diluar tidak akan dikenai biaya apapun. Namun, jika mengikuti tour yang disediakan pengelola, maka ada biaya sebesar THB 1.000
  • Sheep Farm
  • Pratunam Market
  • Talad Neon Night Market
  • Platinum Fashion Mall
  • Wat Arun
  • Grand Palace Asiatique
  • Line Village, harga masuk sebesar THB 750 atau Rp 345.172
  • Liab Duan Night Market
  • Chocolate Village

Total pengeluaran harian mereka untuk makan, transportasi, dan tiket masuk tempat wisata sekitar Rp 1,8 juta, dengan rincian sebagai berikut:

  • Hari pertama, total pengeluaran sebesar THB 729 atau Rp 329.000
  • Hari kedua, total pengeluaran sebesar THB 360.5 atau Rp 162.200
  • Hari ketiga, total pengeluaran sebesar THB 512.50 atau Rp 230.600
  • Hari keempat, total pengeluaran sebesar THB 324.50 atau Rp 146.025
  • Hari kelima, total pengeluaran sebesar THB 160 atau Rp 72.000
  • Hari keenam, total pengeluaran THB 386 atau Rp 173.700
  • Hari ketujuh, total pengeluaran sebesar RHB 477 atau Rp 214.650
  • Hari kedelapan, total pengeluaran sebesar THB 279 atau Rp 125.550
  • Hari kesembilan, total pengeluaran sebesar THB 686.05 atau Rp 308.722
  • Hari kesepuluh, total pengeluaran sebesar THB 237 atau 106.650.

Jika ditotal keseluruhan, pengeluaran Dinar Savira selama 10 hari di Thailand sekitar Rp 4 juta.

“Buat orang-orang yang baru pertama kali backpacker-an, jangan takut, karena kita belajar hal-hal baru yang kita enggak temui di negara ini. Berkomunikasi dengan orang lokal, melihat cara orang lokal berinteraksi, itu secara enggak langsung membuka wawasan kita,” ungkapnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed