oleh

KPK Tangkap Tangan Gubernur

Sulselonline.com – Operasi tangkap tangan ( OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) terhadap Gubernur Kepulauan Riau ( Kepri) Nurdin Basirun, mengejutkan masyarakat di kampung halaman sang Gubernur di Tanjungbalai Karimun.

Sosok pria yang pernah menjabat sebagai Bupati Karimun selama dua periode itu begitu melekat bagi sebagian besar warga daerah pulau terdepan itu. Terlebih lagi, Nurdin Basirun dikenal warga suka “nyawer” ketika bertemu warga di kedai kopi.

Hal itu seperti yang diungkapkan Wandi, seorang warga Karimun yang mengakui dirinya beberapa kali kecipratan uang Nurdin, saat bertemu di kedai kopi di Tanjungbalai Karimun.

“Kaget dengar beliau ditangkap KPK. Beliau orangnya dikenal ramah dan dermawan. Kalau jumpa warga suka beri uang langsung dari koceknya,” kata Wandi di temui di Karimun, Kamis (11/7/2019).

Menurut Wandi, Nurdin sering mengunjungi kedai kopi Botan dan Coastal Area. “Saya sering jumpa Beliau di dua tempat itu. Bajunya biasa saja, kalau pagi biasanya masih pakai baju Koko,” kata Wandi.

Hal senada juga dikatakan seorang petugas kebersihan jalan yang enggan namanya disebut. Ia bercerita pernah dihampiri Nurdin yang saat itu menjabat sebagai Bupati Karimun. Saat itu, dia yang sedang menyapu jalan sekitar pukul 06.00 WIB, tiba-tiba dihampiri sebuah mobil  SUV warna hitam.

Awalnya, petugas kebersihan tersebut tidak menghiraukan mobil tersebut. Namun, tak berapa lama kemudian, dia dipanggil oleh seseorang dari dalam mobil. Saat menoleh, pria tersebut terkejut, karena suara dari dalam mobil itu ternyata suara orang nomor satu di Kabupaten Karimun, Nurdin Basirun.

“Dari dalam mobil sambil mengulurkan tangan, pak Nurdin kasih duit. Ngobrol sebentar, Beliau lalu pergi. Biasanya jam segitu, Beliau baru pulang dari sholat subuh di masjid,” katanya.

Nurdin juga dikenal merakyat di mata sejumlah wartawan di Karimun. Nurdin bahkan tidak sungkan untuk menjadi sopir, saat mengajak wartawan blusukan ke sejumlah tempat di Karimun.

“Tanpa ada protokol, cuma saya bersama beberapa orang kawan wartawan, naik mobil pribadinya, dia sendiri yang nyopiri, kami keliling-keliling, blusukan ke sejumlah lokasi, biasanya lihat proyek Pemkab,” katanya dikutip kompas.com.(*)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed