oleh

MUI Sebut UAS Tidak Menistakan Agama

JAKARTA – Ustaz Abdul Somad (UAS) telah memenuhi panggilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengklarifikasi soal ceramahnya tentang salib yang viral di media sosial belakangan ini.

Menurut MUI, terkait ceramah UAS dalam kajian hadist yang disampaikan di dalam masjid, Sekjen MUI Muhammad Zaitun Rasmin menegaskan bahwa MUI dengan tegas menilai tidak ada unsur penitaaan agama dalam ceramah UAS.

MUI telah melihat video saat UAS menjawab pertanyaan yang disampaikan umat.

Menurut MUI, apa yang disampaikan UAS adalah hal yang lumrah di dalam internal umat Islam, untuk dijelaskan.

“Ceramah ini masalah lain, yang oleh penganut agama lain, bisa tidak setuju bahkan dianggap fatal. Itu biasa, sama juga kita ada ceramah-ceramah agama lain, di tempat ibadah mereka, di depan audensi di depan agama umat mereka, kalau ada yang fatal itu adalah hak mereka,” ujar Zaitun Rasmin, dilansir dari tayangan tvOne, beberapa waktu lalu.

Karena itu, MUI telah melakukan langkah-langkah persuasif. Komunikasi dengan Ustaz Abdul Somad dan mendengarkan langsung, seperti apa yang dia sampaikan, apa motivasinya, di mana itu disampaikan dan MUI berkesimpulan bahwa ini tidak perlu dibawa ke ranah hukum.

“MUI akan berusaha memediasi, bertemu dengan majelis-majelis agama lain, apalagi di MUI itu ada FKUB,” katanya.

Meski laporan telah masuk ke Mabes Polri, tapi MUI menghargai hal itu. Sama seperti UAS, MUI juga tidak bisa melarang orang yang menggunakan haknya menyampaikan apa yang diketahui kepada umat.

Tapi MUI sebagai payung bagi umat Islam. Dan Islam sebagai umat yang paling besar di negeri ini berharap masalah ini tidak berlanjut ke ranah hukum. Karena ini jelas bisa menimbulkan implikasi.

“Bayangkan kalau nanti juga ada pendeta ceramah, lalu ada umat Islam yang merasa tidak cocok lalu melapor, kan akhirnya akan gaduh terus kita. Ini jelas tidak sehat bagi bangsa ini,” katanya, melalui media, Jumat (20/8/2019). (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed