oleh

Mengintip Kamar Kos Kotak yang Dianggap Tak Manusiawi

JAKARTA – Rumah kos-kosan dengan tipe kamar 2×1 meter di Johar Baru Jakarta Pusat diminta ditutup lantaran tak berizin.

Setelah viral dalam beberapa hari terakhir, nasib rumah kos dengan harga sewa Rp300-400 ribu per bulan itu segera berakhir.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi yang melakukan sidak ke lokasi, mengatakan kamar kos tersebut tak layak huni alias tak manusiawi.

Ukurannya yang hanya cukup untuk tidur dinilai tak baik jika digunakan terus menerus.

“Ini katanya kos-kosan ala model Taiwan. Tapi di Taiwan juga nggak begini. Ini kos-kosan tidak manusiawi. Di PTSP tidak ada izin pembangunan dan kita juga koordinasikan dengan cipta karya, lurah, camat, RW, karena tidak layak akan segera kita tutup,” katanya, mengutip Detikcom, Senin (2/9/2019).

Dengan harga sewa Rp300-400 ribu sebulan, rumah kos ini memang terbilang sangat murah jika dibandingkan dengan yang lainnya.

Terutama dengan lokasinya yang cukup strategis di Jakarta Pusat, harga segitu cukup mustahil untuk didapat.

Harga Rp300 ribu dipatok untuk tipe kamar yang lebih kecil ukurannya. Kamar dengan harga sewa Rp300 ribu lebih pendek tingginya dibanding yang harganya Rp400 ribu.

“Kalau yang Rp400 ribu itu yang bisa masih duduk tegak. Kalau yang Rp300 ribu udah susah duduk,” kata seorang penghuni kos yang tak ingin disebutkan namanya.

Dengan harga Rp300-400 ribu, penghuni bisa menikmati 1 kamar kos berukuran 2x1x0,9 meter selama satu bulan. Untuk mendinginkan udara di dalam, disediakan AC ukuran 2PK di lorong ruangan kos tersebut.

Di dalam kamar, jangan bayangkan ada jendela atau meja seperti kamar kos pada umumnya. Hanya ada kasur dan satu buah stop kontak disediakan. Seolah kamar kos ini benar-benar disiapkan hanya untuk tidur.

Di dalam kamar, baju-baju bisa digantungkan di dinding kamar lewat bantuan hanger atau paku saja. Kalau mau memasukkan benda lain ke dalam bisa saja, namun ruangan tentu akan semakin terasa sempit.

Jika membawa kendaraan, bisa diparkir di garasi yang letaknya di lantai dasar. Namun ada biaya tambahan sebesar Rp100 ribu jika ingin menggunakan fasilitas parkir tersebut.

Rumah kos ini terdiri dari tiga lantai, kamar kosnya ada pada lantai dua dan tiga. Dengan total sekitar 60 kamar yang tersedia, kos-kosan box ini disediakan untuk pria dan wanita.

Sensasi masuk ke rumah kos ini memang cukup berbeda, apalagi untuk orang yang berukuran tinggi.

Dari lantai dasar tempat garasi rumah, akses menuju kamar disediakan tangga kecil yang cukup curam. Sinar matahari hanya masuk lewat jendela kecil yang ada di ujung depan lorong kamar.

Di lantai dua, bisa langsung ditemukan tumpukan kamar kos yang dibuat mirip seperti hotel kapsul.

Alas tidurnya terbuat dari beton, dan dinding-dindingnya dari triplek. Setiap lantai rumah kos dilengkapi tiga buah kamar mandi yang letaknya di ujung belakang lorong. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed