oleh

Pajak Kendaraan Bisa Dicicil di Bank Sulselbar

MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel dan Bank Sulselbar memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) dengan menghadirkan Simpanan dan Pinjaman Pajak Daerah.

Kerjasama keduanya tertuang dalam perjanjian kerja sama nomor 973/0259/Bapenda dan nomor 32/PKS-BSSB/ll/2019. Layanan bernama Sipijar ini diluncurkan di Makassar, pada Senin 4 Februari 2019, lalu.

Melalui layanan ini, masyarakat dapat menabung di Bank Sulselbar untuk pembayaran PKB yang akan dilakukan pendebitan setiap bulan dari rekening sumber.

Pada saat PKB jatuh tempo pembayaran akan dilakukan secara otomatis oleh bank. Rekening sumber adalah rekening asal pendebitan yang disetorkan ke rekening tabungan Sipijar.

Layanan ini diluncurkan Bapenda Sulsel untuk meringankan beban masyarakat dalam membayar pajak daerah karena dapat dicicil melalui tabungan maupun pinjaman tanpa bunga ke Bank Sulselbar.

Hebatnya, nasabah yang menunggak PKB tidak dibebankan bunga saat menggunakan fasilitas pinjaman Sipijar.

Untuk tahap awal Sipijar menyasar ASN (Aparatur Sipil Negara) lingkup Pemprov Sulsel. Mereka yang ingin memanfaatkan layanan ini bisa langsung ke Bank Sulselbar.

Selain Sipijar, Bapenda Sulsel, Ditlantas Polda Sulsel, dan Jasa Raharja, telah mematenkan layanan unggulan yakni Samsat Mobile yang terdiri dari Samsat Care, Samsat Keliling, dan Samsat Lorong.

Juga ada Samsat Payment Point yakni Samsat Drive Thru, Samsat Pembantu, Kedai Samsat, Gerai Samsat, Pos Pelayanan Pajak, dan Samsat Teller, Layanan lainnya adalah E-Samsat atau payment channel melalui ATM Bank Sulselbar dan Mobile Banking Bank Sulselbar, minimarket atau swalayan, dan E-Commerce atau Online Shop.

Layanan terbaru yakni Samsat Online Nasional (Salmonas) dan unit pembantu lainnya sesuai dengan kemajuan teknologi, harapan masyarakat, dan kemampuan keuangan daerah.

Untuk mengurangi tunggakan pajak kendaraan, selain bisa dibayar melalui layanan unggulan tersebut, Bapenda Sulsel juga menggandeng Tim Korsupgah KPK untuk melakukan penagihan pajak secara door to door.

Pajak kendaraan yang dibayar masyarakat ini akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan, pelayanan kesehatan, dan masih banyak lagi. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed