oleh

Tjahjo Kumolo Plt Menkumham

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo kini punya dua jabatan.

Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk mantan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan itu menjadi pelaksana tugas Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia atau Plt Menkumham.

Tjahjo Kumolo menyampaikan, ada arahan khusus dari Presiden kepadanya sebagai Plt Menkumham.

“Yang penting sebagaimana arahan Pak Presiden, sebagai Plt tidak mengambil kebijakan strategis,” ujarnya di kantor Kemenkumham Jakarta Selatan, Senin (7/10/2019).

Mantan legislator PDIP itu menambahkan, Presiden juga berpesan kepada jajaran Kemenkumham agar tetap bekerja dan memberikan pelayanan seperti biasa.

“Tugas saya adalah memastikan bahwa kerja dan pelayanan umum di Kemenkumham itu berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Selain itu, Tjahjo Kumolo selaku Plt Menkumham meminta secara khusus kepada jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk memastikan Lapas maupun Rutan dalam kondisi aman dan bebas dari gejolak.

Menurutnya, stabilitas akan terganggu jika Lapas bergejolak sebelum pelantikan Jokowi sebagai Presiden RI 2019-2024 pada 20 Oktober mendatang.

“Setidaknya sampai pelantikan Presiden itu kami pastikan bahwa kondisi Lapas aman, jangan sampai gejolak atau kebakaran. Sebab hal itu mengganggu kondisi stabilitas,” jelasnya.

Pengangkatan Tjahjo Kumolo sebagai Plt Menkumham berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 99/P/Tahun 2019 pada 30 September.

Tjahjo Kumolo ditunjuk menjadi Plt Menkumham untuk menggantikan Yasonna H Laoly yang mengundurkan diri karena menjadi Anggota DPR masa jabatan 2019-2024.

Tjahjo Kumolo akan menjabat Plt Menkumham hingga berakhirnya masa jabatan Kabinet Kerja 2014-2019. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed