oleh

Tunjangan TNI Akan Naik 80 Persen

TNI
Ilustrasi TNI.

JAKARTA – Pemerintah merencanakan menaikkan anggaran bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi Rp131 triliun pada 2020 mendatang.

Bersamaan dengan itu, tunjangan bagi prajurit militer juga dinaikkan menjadi 80 persen dari semula 70 persen saat periode 2019.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen TNI Sisriadi merespons baik kepedulian Presiden terhadap angkatan bersenjata.

Namun, dia tidak banyak berkomentar, mengingat wacana itu masih berproses di kementerian terkait.

“Itu kan masih proses di Kementerian Keuangan, jadi kita belum tahu. Itu urusannya nanti Menteri Pertahanan dan Menteri Keuangan, jadi TNI tinggal terima,” ujarnya, melalui media, Selasa (8/10/2019).

Sambil berseloroh, dia menyebut kenaikan tunjangan tersebut masih kurang. Namun, sebagai prajurit, dia mengaku tak bisa meminta, karena pemerintah memiliki penilaian dalam menentukan tunjangan kepada anggota TNI.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) mengatakan anggaran pertahanan pada 2020 akan ditingkatkan menjadi Rp131 triliun.

“Alokasi anggaran pertahanan tahun 2019 sebesar Rp121 triliun akan dinaikkan menjadi lebih dari Rp131 triliun pada tahun 2020,” ujar Jokowi dalam amanatnya sebagai inspektur upacara HUT ke-74 TNI di Taxy Way Echo Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, pada Sabtu 5 Oktober lalu.

Dia menegaskan, kenaikan anggaran ini bentuk kepedulian pemerintah mrningkatkan kesejahteraan dan fasilitas kerja bagi angkatan bersenjata.

“Pemerintah juga akan menyiapkan kredit perumahan untuk prajurit hingga jangka waktu 30 tahun. Juga akan meningkatkan tunjangan kinerja TNI menjadi 80 persen di tahun 2020,” imbuhnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed