oleh

Malam Renungan dan Doa untuk 5 Demonstran yang Meninggal Dunia

JAKARTA – Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi menggelar aksi malam renungan dan doa bersama di Depan Gedung Merah Putih KPK.

Doa dilakukan untuk memberi penghormatan kepada lima orang demonstran yang meninggal dunia pasca aksi di depan Gedung DPR RI. Massa nampak menyalakan lilin persis di lobby gedung.

Terlihat ada beberapa meja kecil, di atasnya ditaruh foto kelima orang yang meninggal dunia, yakni Akbar Alamsyah, Bagus Putra Mahendra, Randi, Maulana Suryadi dan Yusuf Kadrawi.

Mereka kemudian duduk sembari mengadahkan tangan ke atas, bermunajat kepada Yang Maha Kuasa, agar para korban mendapat ganjaran yang terbaik.

“Mudah-mudahan kami masih memiliki empati terhadap sesama. Ya Allah kabulkan dan maafkan kesalahan-kesalahan saudara kami, ampuni dosa-dosa kawan-kawan kami,” ucap Ustadz Nurstofa saat memimpin doa di Gedung KPK di Kuningan Jakarta Selatan, Jumat, semalam.

Usai berdoa bersama perwakilan massa aksi menyampaikan ucapan duka cita kepada para korban, di antaranya perwakilan dari WALHI, Khalisah Khalid.

Dia berharap demokrasi Indonesia dapat berjalan baik. Tidak ada lagi kekerasan yang dilakukan oleh parat dalam meredam aksi demonstrasi.

“Bahwa kita masih berharap demokrasi masih ada, bahwa rakyat bisa kita lindungi bersama. 21 tahun reformasi kita berharap tidak ada lagi kekerasan tidak ada laku, air mata dan darah,” tuturnya, melalui Okezone, Sabtu (12/10/2019).

Selain doa bersama acara juga diisi dengan pembacaan puisi oleh perwakilan dari aktivis mahasiswa.

Dalam doa itu juga turut dihadiri oleh penyidik senior KPK, Novel Baswedan, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah dan Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed