oleh

Pansus Retribusi Belajar ke Bapenda Sulsel

Makassar – Panitia Khusus (Pansus) Retribusi Jasa Umum DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) berkunjung Sekretariat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan (Sulsel) di Jl AP Pettarani Makassar, Kamis (12/12/2019). Kunjungan dilakukan untuk mencari masukan terkait pembasan perda retribusi di DPRD Sulbar.

Pansus Jasa Umum DPRD Sulbar dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sulbar Usman Suhuri yang berasal dari Partai Golkar. Sekretaris Pansus Risbar Berlian Bahri dan sejumlah anggota pansus dan OPD terkait juga hadir.

Mereka diterima Kepala Bapenda Sulsel Andi Sumardi Sulaiman, Sekretaris Bapenda Andi Winarno, Kabid PAD Bapenda Sulsel Darmayani Mansyur, Kabid TSI Adhita Sandhya Dharma, Plt Kabid Binwas Huriah Wahab dan sejumlah pejabat terkait.

Usman mengatakan, kunjungan ini dilakukan untuk mencari masukan ke Bapenda Sulsel terkait perda retribusi yang sedang digodok oleh pansus tersebut. Menurutnya, kunjungan dilakukan ke Sulsel, selain hemat biaya dan hemat waktu, Sulsel juga telah mempunyai perda retribusi jasa umum yang baru.

Darmayani mengatakan, Sulsel memang mempunyai perda retribusi yang baru yakni Perda nomor 12 tahun 2019 tentang perubahan atas perda nomor 1 tahun 2012 tentang retribusi jasa usaha. Perda ini mengatur tentang jumlah retribusi yang harus dibayar bila menggunakan fasilitas atau jasa milik pemprov. Perda ini disempurnakan untuk memperoleh keuntungan yang layak dan mempertimbangkan biaya pemeliharaan sarana dan prasarana pemprov yang berorientasi dengan harga pasar.

Yani mengatakan, untuk memaksimalkan pendapatan, Pemprov Sulbar sebaiknya mengakomodir sistem pembayaran nontunai seperti yang diterapkan di Pemprov Sulsel. “Sistem ini mencegah terjadinya kebocoran PAD di lapangan,” ujarnya.

Sementara Adhita menambahkan, untuk meningkatkan pendapatan, Bapenda Sulsel melakukan sejumlah inovasi yang mendekatkan bapenda dengan keinginan masyarakat yakni pembayaran pajak melalui mobile banking, ATM, serta melalui Alfa Group dan Indomaret.

Kunjungan itu diwarnai dengan tanya jawab seputar hal-hal yang harus dilakukan untuk meningkatkan PAD Sulbar.(*)

 

 

 

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed