oleh

Regulasi Liga 1 2020 Berubah, Pemain Ini Terancam

SULSELONLINE.COM – Masa depan pemain muda di berbagai kesebelasan terancam. Saat ini PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah mengeluarkan regulasi baru Liga 1 2020. Tim tidak lagi diwajibkan merekrut pemain muda.

Tim apa saja yang diuntungkan dan dirugikan dengan adanya aturan baru ini?

Semua tim-tim peserta Liga 1 2020 diperbolehkan untuk mendaftarkan 33 pemain.

Bali United dan PSM Makassar yang juga di Piala AFC 2020 mereka boleh mendaftarkan hingga 36 pemain.

Klub berdasarkan regulasi Liga 1 2019 hanya mengizinkan tim untuk memiliki 30 pemain saja.

Regulasi terkait pemain muda di bawah usia 23 tahun mengalami perubahan.

Tim-tim Liga 1 tidak lagi diwajibkan memiliki tujuh pemain U-23 seperti peraturan pada musim lalu.

Perubahan regulasi ini memiliki dampak yang beragam, mengancam nasib pemain muda yang dimiliki klub-klub Liga 1.

Bali United yang paling measakan dampaknya. Saat ini Bali memiliki delapan pemain berusia di bawah 23 tahun.

Delapan pemain itu kini sedang terancam masa depannya karena berpeluang diputus kontrak oleh manajemen Bali United. Mengapa diputus? Sebab klub bisa saja mengambil pemain yang lebih matang.

Dilansir dari Tribun Bali, keputusan akhir terkait nasib para pemain muda itu berada di tangan sang pelatih, Stefano Cugurra.

Teco, sapaan akrabnya, memiliki wewenang untuk menentukan apakah timnya akan menggunakan jasa para pemain muda tersebut atau tidak.

“Pertama saya diskusi dulu dengan manajemen, yang kedua melihat jika ada pemain bagus yang bisa dipakai di sini,” ujar Teco di Gelora Trisakti Legian, Kuta, Kamis (6/2/2020).

Teco pun menjelaskan bahwa dirinya belum mengetahui secara pasti perihal kemampuan para pemain mudanya secara menyeluruh.

Para pemain yang dipinjamkan ke klub lain bisa saja dikembalikan untuk memperkuat tim pada musim 2020.

Akan tetapi, pelatih asal Brasil itu masih ingin memastikan posisi para pemain anyarnya tidak mendobel pemain senior yang sudah ada.

“Saya tidak tahu. Mungkin ada (pemain apik) di Liga 2 tapi harus melihat posisi juga,” kata Teco.

“Biar tidak ada dua posisi yang sama di sini (Bali United),” ucap Teco menambahkan.

Teco pun enggan mengomentari kemungkinan klub-klub Liga 1 lain akan melepas semua pemain mudanya.

Menurutnya, setiap tim memiliki kebijakan terkait hal tersebut.

Keputusan melepas pemain muda tentunya juga akan dipengaruhi oleh potensi dan performa pemain tersebut selama berada dalam tim.

“Ya kita pasti tahu setiap klub punya keputusan berbeda. Nanti kami diskusi sama manajemen,” tutur Teco.

“Mayoritas pemain yang punya kualitas mungkin sudah punya kontrak. Saya pikir seperti ini,” katanya mengakhiri.

Dalam waktu dekat, Bali United akan memulai perjuangan pada musim 2020 dengan menjalani laga perdana Grup G di Piala AFC 2020.

Skuad Serdadu Tridatu akan menghadapi Than Quang Ninh di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (11/2/2020).(*)

 

Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *