oleh

Bupati Maros Hatta Rahman Keluarkan Kebijakan Baru: PNS Boleh Kerja dari Rumah

SULSELONLINE.COM, MAROS – Pemkab Maros menerbitkan Surat Edaran baru untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) tentang penyesuaian sistem kerja dalam upaya pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di lingkungan instansi pemerintahan.

Surat Edaran tersebut untuk memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing perangkat daerah, serta layanan publik dapat berjalan efektif.

Surat Edaran itu menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).

Bupati Maros, HM Hatta Rahman dalam Surat Edaran tersebut menekankan 6 poin penting yang harus dilakukan oleh PNS.

Di antaranya, pegawai dapat bekerja di rumah, kewajiban pegawai yang bekerja di rumah, pegawai yang bekerja di rumah tetap mendapatkan tunjangan kinerja sesuai ketentuan pada aplikasi E-TTP.

“Pegawai yang wajib masuk kerja, meliputi pejabat eselon II, III, IV, camat da lurah. Pegawai pada Dinas Kesehatan, RSUD, Puskesmas, BPBD, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, BLP Sekretariat Daerah, petugas kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Trantibum kecamatan,” ujar Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Maros, Hj Darmawati B Situru, Selasa (24/3/2020).

Untuk pegawai yang dapat bekerja dari rumah, yakni pegawai yang mempunyai riwayat perjalanan ke luar negeri dan yang telah melakukan perjalanan pada daerah terjangkit dalam 14 hari terakhir.

Pegawai yang kondisi kesehatan keluarganya dalam status pemantauan diduga dalam pengawasan atau dikonfirmasi terjangkit Covid-19. Pegawai yang di lingkungannya terdampak Covid-19.

Pegawai yang dalam kondisi sakit, selesai perawatan atau opname, sedang menjalani kemoterapi dan hemodialisa. Pegawai wanita yang hamil, masih menyusui dan mempunyai anak balita.

“Juga pegawai yang melakukan pelayanan secara online melalui layanan aplikasi Simpel Maros pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu,” tambahnya.

Adapun pemberlakuan ketentuan tersebut mulai berlaku sejak 20 Maret sampai 31 Maret mendatang. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *