oleh

Liga 1 2020 Ditunda Lagi Hingga Juni. Bagaimana Nasib Klub dan Kontrak Pemain?

SULSELONLINE.COM – Pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan, memperpanjang penundaan penyelenggaraan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 hingga Juni 2020.

Sebelumnya, PSSI sudah menunda pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 2020 pada Februari lalu dan dijadwalkan bergulir lagi awal April, karena ancaman pandemi virus corona.

Terkait perpanjangan penundaan Liga 1 dan Liga 2 2020,  Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, meminta semua pihak berbesar hati menerima keputusan itu.

Perpanjangan penundaan hingga Juni 2020 itu mengacu pada Surat Keputusan SKEP/48/III/2020 tertanggal 27 Maret 2020, dengan pertimbangan status Darurat Bencana virus corona.

Ketua umum PSSI berharap, semua pihak bisa menerima keputusan ini karena situasi sudah termasuk kategori force majeur.

Ia menjelaskan, jika status keadaan darurat bencana tidak diperpanjang oleh pemerintah, maka PSSI menginstruksikan PT LIB untuk melanjutkan kompetisi terhitung mulai 1 Juli 2020.

“Kita semua harus berbesar hati. Ini adalah kondisi darurat yang melanda umat manusia di dunia. Jika kita kompak dan bersatu, kita akan kuat, bersama melewati ujian ini,” tambahnya.

Melalui surat keputusan itu, PSSI juga mempersilahkan klub peserta Liga 1 dan Liga 2 mengubah kontrak kerja yang sudah disepakati dengan pemain.

Menurutnya, gaji pemain, pelatih, staf, dan ofisial untuk bulan April hingga Juni bisa disesuaikan menjadi hanya 25 persen dari kewajiban yang tertera dalam kontrak.

PSSI meminta pula PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi untuk segera menyusun ulang jadwal Liga 1 dan Liga 2 jika kompetisi bisa dilanjutkan pada 1 Juli 2020.

Apabila nantinya status Darurat Bencana belum berakhir setelah 29 Mei, PSSI memastikan tidak akan melanjutkan Liga 1 dan Liga 2 musim ini.

Nantinya, PSSI akan mengatur ulang format kompetisi musim depan andai Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2 terpaksa dihentikan.

Menurutnya, hal-hal terkait teknis, termasuk penjadwalan, sistem dan format kompetisi, kewajiban klub pada pihak ketiga, promosi dan degradasi, akan diatur kemudian pada surat keputusan terpisah.

Selain Shopee Liga 1 2020 dan Liga 2, agenda kompetisi internasional di mana Indonesia menjadi tuan rumah juga terganggu karena virus corona.

Event bergengsi, Piala AFF U16 dan AFF U19, yang rencananya digelar di Indonesia pada Juli dan Agustus, ditunda untuk waktu yang belum bisa ditentukan.

Nasib serupa untuk event Piala AFF U18 Putri yang rencananya juga menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah. (*)

Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *