oleh

Panduan Takbiran Idul Fitri, Lengkap dengan Lafal Bacaan Takbir dan Artinya

SULSELONLINE.COM — Takbiran menjadi aktivitas ibadah yang dilakukan para muslim saat Hari Raya Idul Fitri. Lantunan suara takbir bermakna pujian pada Allah SWT atas rahmatnya di bulan Ramadhan, hingga kaum muslim sampai di hari Idul Fitri 1441 H.

Pandemi virus corona tidak menjadikan takbiran berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun ada ketentuan supaya umat Islam bisa takbiran sambil menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19, misal melakukannya dari rumah.

“Dalam situasi pandemi yang belum terkendali, takbir bisa dilaksanakan di rumah, di masjid oleh pengurus takmir, di jalan oleh petugas atau jamaah secara terbatas, dan juga melalui media televisi, radio, media sosial, dan media digital lainnya,” tulis Majelis Ulama Indonesia atau MUI dalam fatwa tentang takbir dan Sholat Idul Fitri saat pandemi corona.

Kapan dimulainya takbiran?
Ustaz Abdul Somad (UAS) menjelaskan, ada dua pendapat dari ulama mengenai waktu dimulainya takbiran.

Pertama, sejak malam setelah maghrib satu hari sebelum salat Idul Fitri.
Kedua, dimulai saat pagi hari ketika menuju salat Ied.

“Pertama mulai malam Idul Fitri, habis maghrib sampai besok khatib shalat Idul Fitri naik mimbar.”

“Pendapat kedua ketika pagi, mau berangkat mau menuju tempat shalat Ied, itulah baru bertakbir,” terang Ustaz Abdul Somad.

 

Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *