oleh

STIM LPI Makassar Kirim Relawan Bantu Warga Terdampak Banjir Bantaeng dan Jeneponto

SULSELONLINE.COM, MAKASSAR — Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lembaga Pendidikan Indonesia (STIM LPI) Makassar kembali melaksanakan kegiatan kemanusiaan. Kali ini menyalurkan bantuan kepada korban banjir Kabupaten Bantaeng dan sekitarnya.

Sebelumnya, pada bulan Ramadan lalu, tim relawan STIM LPI Makassar membagikan bantuan kepada mahasiswa dan warga sekitar kampus yang terdampak Covid-19.

Tim relewan yang terdiri dari 4 unit kendaraan roda empat, berangkat dari kampus STIM LPI Makassar di Jalan Bung Tamalanrea Makassar menuju lokasi bencana di Bantaeng.

Rombongan dilepas oleh Direktur Pascasarjana STIM LPI Makassar, Dr Yusram Adie yang didampingi oleh unsur pimpinan STIM LPI Makassar.

Ketua Tim Relawan STIM LPI Makassar, Andi Irwan mengatakan, bantuan yang terkumpul berupa bahan makanan, air bersih dan pakaian layak pakai akan disalurkan kepada korban bencana banjir bandang.

“Harapan kami, kiranya bantuan yang tidak begitu banyak ini bisa meringankan beban masyarakat yang tertimpa bencana alam tersebut,” ujarnya, Rabu (17/6/2020).

Bantuan yang dikumpulkan oleh relawan selama 3 hari ini bersumber dari para donatur, yaitu Yayasan LPI Makassar Raya, dosen, pejabat, staf dan mahasiswa STIM LPI Makassar.

Sementara, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Humas, Azhary Ismail mengapresiasi semangat relawan dalam menjalankan kegiatan kemanusiaan.

“Ini juga akan menjadi ladang pahala bagi donatur dan teman-teman relawan yang bekerja membagikan bantuan tersebut,” ucapnya.

Wakil Ketua I Bidang Akademik, Dr Nurdin Latif, menambahkan, tim relawan STIM LPI Makassar Peduli ini akan bersinergi dengan relawan Wahda Islamiyah di lokasi bencana.

“Kedepannya, tim relawan yang juga dibantu oleh adik-adik dari Mapala STIM LPI Makassar ini diharapkan secara konsisten akan selalu hadir dalam setiap kegiatan kemanusiaan. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini,” jelasnya.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIM LPI Makassar, Andi Irfan berpesan kepada relawan agar senantiasa ikhlas dalam melaksankan kegiatan dan tetap menjaga kondisi kesehatan, apalagi masih dalam kondisi wabah Covid-19.

Diketahui, banjir melanda Bantaeng pada Jumat sora 12 Juni lalu, menyebabkan kerusakan di beberapa tempat, di antaranya pasar sentral, serta rumah warga.

Data Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) Bantaeng menyebut sekitar 10 ribu warga terdampak banjir bandang ini. Warga yang terkena banjir bandang tersebut berada di Kecamatan Bissappu dan Kecamatan Bantaeng.

Banjir bandang terjadi akibat akibat meluapnya Sungai Calendu sehingga cekdam Balangsikuyu di Bantaeng mengalami kerusakan di sisi kanan ini, juga menimpa Kabupaten Jeneponto. (*)

Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *