oleh

Setelah Grab, Gojek Juga Mau PHK Karyawan

SULSELONLINE.COM — Grab melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 360 karyawannya di Asia Tenggara. Jumlah tersebut diklaim setara dengan 5 persen dari total karyawan Grab.

Kabar ini diumumkan langsung oleh CEO dan Co-Founder Grab Anthony Tan melalui di situs resmi Grab. Anthony mengatakan, keputusan ini dilakukan sebagai dampak krisis pandemi Covid-19.

“Dengan berat hati, hari ini saya umumkan bahwa kita akan melepaskan sekitar 360 Grabbers (sebutan untuk karyawan Grab), atau sekitar kurang dari 5 persen jumlah karyawan Grab,” jelas Anthony beberapa waktu lalu.

PHK juga rencananya akan dilakukan Perusahaan ride-hailing raksasa Asia Tenggara, Gojek berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan. Rencana itu akan diumumkan minggu ini.

Demikian dilaporkan Reuters, Selasa (23/6/2020), berdasarkan sumber yang tidak mau disebutkan namanya. Belum diketahui berapa jumlah karyawan yang mau di PHK.

Padahal Gojek sedang menyelesaikan putaran investasi lebih dari US$ 3 miliar dengan valuasi US$ 10 miliar, bergabung dengan Facebook serta investor sebelumnya Tencent dan Google.

Gojek saat ini memiliki sekitar 4.000 karyawan dengan 2 juta mitra go-ride dan sekitar 500.000 mitra go-food.

Bapenda Sulsel

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *